Jatinangor, lis.fikom.unpad.ac.id – Mutia Rahmi, S.I.Pust,  ia tercatat sebagai mahasiswa Ilmu Perpustakaan Fikom Unpad Angkatan 2012 dan lulus 2016 dengan predikat cumlaude. Rasa keingintahuannya yang tinggi membuat ia aktif dalam berbagai kegiatan keilmuan dan kegiatan lainnya di kampus. Semasa kuliah, Ia juga aktif di Himpunan Mahasiswa Ilmu Informasi dan Perpustakaan (HIMAKA) Unpad dan dipercayai sebagai Sekertaris Departemen Keilmuan, Kesenian, dan Keterampilan. Mutiapun terpilih menjadi nominator penanggung jawab (Ketua Pelaksana dan Staff) terbaik. Ia selalu menggunakan waktunya dengan bermanfaat. Jika libur masa perkuliahan, ia habiskan untuk magang di berbagai instansi/perpustakaan, seperti Perpustakaan ITS, Perpustakaan Khusus Seni Rupa, Perpustakaan Daerah Kubu Raya, dan PDII LIPI guna menambah pengalamannya di bidang Informasi dan Perpustakaan.

Muslimah yang lahir 11 Februari 1994 ini, sejak kecil tertarik dengan dunia buku, tak heran pada saat kelas 4 SD sempat mendapatkan penghargaan Pekan Anak Gemar Membaca dari Perpustakaan Daerah Provinsi Kalimantan Barat. Dorongan semakin kuat dan semakin membuatnya penasaran terhadap bidang Informasi dan Perpustakaan dan memutuskan merantau ke Bandung untuk menimba ilmu di Program Studi Ilmu Perpustakaan Fakultas Ilmu Komunikasi Unpad. Sejak menjadi mahasiswa baru, ia gemar mengikuti lomba-lomba. Pada tahun pertama memasuki dunia perkuliahan, ia bersama tim berhasil meraih juara 3 artikel ilmiah dalam temu ilmiah mahasiswa yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Perpustakaan dan Informasi Indonesia (HMPI). Sebagai mahasiswa Universitas Padjadjaran, ia merasa bertanggung jawab ikut mengharumkan nama Unpad di kancah Nasional. Semangatnya yang besar, membuat ia berhasil menyabet mendali emas untuk kategori presentasi di ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) 2015 di Universitas Haluoleo (Unhalu), Kendari, SulTeng dengan judul karya “Upaya Meningkatkan Kapasitas Usaha Kecil pada Produk Kelom Menjadi Tas Berciri Etnis di Indonesia”.

Menerima Penghargaan Sebagai Narasumber MIPA MANDIRI Unpad (dok.pribadi)

Produk yang mengantarkannya menjadi juara Pimnas adalah kelom kennedy. Kelom kennedy sendiri adalah bisnis di bidang fashion yang menawarkan aneka tas kelom yang cantik. Tas Kelom bernuansa trendy ini terus berjalan hingga kini. Usaha ini memberdayakan para pengrajin untuk mengangkat produk lokal Jawa Barat. Kehadiran kelom Kennedy ‘footbag’ sebagai produk baru, mulai banyak di apresiasi oleh berbagai tokoh hingga artis terkenal. Bisnis yang berjalan online melalui instagram @kelomkennedy ini, dapat juga  diperoleh di Carrefour Paris Van Java.

 

Minatnya di bidang kewirausahaan membuat ia mencoba terus belajar banyak hal mengenai bisnis. Tahun berikutnya, ia bersama tim ikut kembali Program Kreativitas Mahasiswa bidang kewirausahaan dan berhasil lolos didanai, dari prestasinya tersebut ia terpilih menjadi 2 terbaik perwakilan mahasiswa berprestasi Tingkat Jurusan.

Kelom Kennedy (dok.pribadi)

 

Hingga kini, dari pengalamannya tersebut, ia banyak diundang dalam Seminar dan Pelatihan-Pelatihan PKM di berbagai kampus, seperti Universitas Telkom, Universitas Pendidikan Indonesia, Universitas Muhammadiyah Malang dan Universitas Padjadjaran sendiri. Selain itu, aktivitasnya disibukkan dengan dunia dakwah, menulis buku serta melanjutkan usaha yang telah dibangun (Kelom Kennedy). Sesuai mottonya “Hidup adalah perjuangan, perjuangan lillah dunia akhirat. Takkan lelah hingga kemenangan islam tiba, dan aku pejuangnya” sahutnya. Bravo Mutia!

Penulis: Fitri Perdana