Dosen Fikom Unpad Teliti Peran Kader Kesehatan Masyarakat dalam Menurunkan Angka Stunting di Pangandaran

Pangandaran, 2 Februari 2025 — Tiga dosen dari Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) Universitas Padjadjaran (UNPAD) telah menyelesaikan penelitian penting mengenai isu kesehatan masyarakat. Penelitian berjudul “The Role of Community Health Cadres in Reducing Stunting Cases in Ciliang Village, Pangandaran Regency, West Java Province” ini mengupas peran krusial Kader Kesehatan Masyarakat (KSM) dalam menekan angka stunting di daerah pedesaan.

Riset ini dipimpin oleh dosen Ilham Gemiharto, Samson CMS, dan Iwan Sukoco. Latar belakangnya adalah masalah stunting yang masih signifikan di Indonesia, khususnya di Kabupaten Pangandaran. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menyelidiki secara mendalam bagaimana KSM di Desa Ciliang berperan dalam meningkatkan pengetahuan gizi orang tua, mempromosikan pola makan seimbang, dan dampaknya terhadap penurunan prevalensi stunting.

Dengan menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, tim peneliti melakukan wawancara mendalam dengan 50 KSM dan mengumpulkan data dari 200 rumah tangga yang memiliki anak balita. Penelitian ini berfokus pada efektivitas intervensi yang dipimpin oleh KSM dalam meningkatkan kesadaran dan praktik gizi di kalangan masyarakat.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa KSM memainkan peran yang sangat penting. Intervensi mereka berhasil meningkatkan pengetahuan gizi orang tua dan keragaman makanan yang dikonsumsi oleh anak-anak. Hal ini memberikan dampak nyata: tingkat stunting di Desa Ciliang menurun secara signifikan, dari 25% menjadi 18% dalam kurun waktu satu tahun. Temuan ini menjadi bukti konkret keberhasilan pendekatan berbasis komunitas dalam mengatasi masalah gizi.

Meskipun demikian, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa tantangan yang dihadapi KSM, seperti hambatan budaya, keterbatasan sumber daya, dan masalah keberlanjutan program. Oleh karena itu, para peneliti merekomendasikan perlunya program pelatihan yang komprehensif, sumber daya yang memadai, dan pendanaan yang konsisten untuk mendukung kegiatan KSM di masa depan.

Publikasi ilmiah ini tidak hanya memberikan wawasan berharga tentang efektivitas intervensi berbasis komunitas, tetapi juga berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Secara khusus, penelitian ini relevan dengan SDG 2 (Mengakhiri Kelaparan) dan SDG 3 (Kesehatan dan Kesejahteraan yang Baik).

Artikel ini telah diterbitkan di HUMANUS Jurnal Sosialhumaniora Nusantara. Diharapkan temuan ini dapat menjadi acuan bagi pemangku kebijakan untuk mengintegrasikan program KSM ke dalam kebijakan kesehatan dan gizi yang lebih luas, guna memastikan keberlanjutan dan keberhasilan intervensi yang telah terbukti berhasil.

Hasil publikasi dapat diakses melalui tautan berikut: http://media.unpad.ac.id/files/publikasi/2025/rpm_20250209170201_7871.pdf

Penulis: Ridha Amalia, Nadziva Shaqeena, dan Muhammad Ihsan Fauzul Haq

Share this: