Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana proses persiapan diskusi yang dilakukan Mitra Netra dan bagaimana proses literasi informasi peserta dalam diskusi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui observasi, wawancara dan studi kepustakaan. Jumlah narasumber ditetapkan dengan menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah enam narasumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan diskusi bertujuan untuk memenuhi kebutuhan informasi client, yang pembahasannya ditentukan dengan berunding, serta penyajian narasumber ahli dari eksternal lembaga, kemudian menentukan kegiatan diskusi dengan mengamati kunjangan client. Proses diskusi diawali dengan pengarahan, pembentukan suasana dan monitoring staf. Dalam proses literasi informasi, peserta diskusi sudah memiliki keterampilan dalam merumuskan masalah, menyusun strategi penelusuran informasi, mengakses informasi, memanfaatkan informasi, sintesis informasi, dan evaluasi informasi.