Untuk mengetahui bagaimana peran Gerakan literasi sekolah dalam meningkatkan minat baca pada anak berkebutuhan khusus tuna runggu dan tuna grahita di sekolah luar biasa negeri cileunyi bandung. Penelitian ini dilakukan dengan mengunakan metode penelitian kualitatif studi kasus. Metode pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Wawancara dilakukan pada 8 orang narasumber yang terdiridari 2 orang guru, 3 orang murid yang terdiri dari siswa kelas 5 sd. Dari hasil penelitian yang dilakukan menunjukan bahwa: 1. Pada kegiatan literasi sekolah pada sekolah luar biasa negeri cileunyi guru memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan minat baca pada anak berkebutuhan khususnya tuna grahita, 2. Sumber pengetahuan dalam proses kegiatan literasi sekolah pada anak berkebutuhan khusus grahitta belum memadai sehingga guru menggunakan media yang ada seperti gambar, komputer, balok untuk bangun ruang dll, atau mencari alternative lainnya, 3. Kegiatan literasi sekolah ini memberikan dampak yang mana adanya dampak positif dan dampak negatif.