Dinas Perpustakaan (Dispustaka) Provinsi Sumatera Selatan adalah jenis perpustakaan umum di bawah naungan pemerintah provinsi. Sebagian besar kegiatan perpustakaan merupakan pedoman bagi perpustakaan di Sumatera Selatan, terutama kegiatan teknis perpustakaan. Salah satu koleksi penting perpustakaan ini ialah koleksi deposit. Koleksi tersebut adalah koleksi khusus, unik dan cukup terbatas jumlahnya karena merupakan terbitan lokal. Pada upaya melestarikannya, perpustakaan ini melakukan kegiatan alih media sebagai upaya digitalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses kegiatan alih media koleksi deposit di Dispustaka Provinsi Sumatera Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif berdasarkan kajian teori oleh Terry Kuny mengenai tahapan proses transformasi digital serta pedoman Standard Operasional Prosedur (SOP) oleh Perpustakaan Nasional RI. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara garis besar alih media yang dilakukan berdasarkan tiga tahapan, yakni pra digitalisasi, digitalisasi, dan pasca digitalisasi dengan output dua layanan daring dan luring. Kendala yang dialami selama proses yakni bersumber dari SDM, fasilitas dan anggaran yang kurang memadai. Dari kendala tersebut, saran yang diberikan oleh peneliti melalui penelitian ini ialah perlunya diadakan pelatihan kepada staff mengenai proses alih media supaya mereka memiliki pengetahuan yang lebih. Kemudian sebagai acuan, SOP pelaksanaan kegiatan sebaiknya dilaksanakan dengan rutin agar kegiatan alih media dapat berjalan lebih maksimal.