Dialog Prodi Perpustakaan dan Sains Informasi Jilid II Semester Ganjil 2024

JATINANGOR-Rabu, 11 Desember, 2024, Departemen Advokasi dan Pelayanan Mahasiswa, Himpunan Mahasiswa Ilmu Informasi dan Perpustakaan (Himaka), mengadakan Dialog Prodi Jilid II. Acara ini dilaksanakan secara luring di Aula Moestopo, Gedung 4, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Padjadjaran yang dihadiri mahasiswa aktif Prodi Perpustakaan dan Sains Informasi dari angkatan 2022 – 2024 sebanyak 65 orang, dan dosen berjumlah 13 orang.

Dialog Prodi Jilid II merupakan salah satu program kerja dari Departemen Advokasi dan Pelayanan Mahasiswa, Himaka. Departemen ini berkolaborasi dengan Biro Riset Data dan Analisis untuk menghimpun aspirasi dari Mahasiswa Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi mengenai keluh kesah, pendapat, dan harapan terkait bidang akademik maupun non-akademik, meliputi Survei Pembelajaran dan Permasalahan Individu yang dihadapi Mahasiswa Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi. 

Acara ini diawali dengan pemaparan data oleh Naufal Ripqi Rabbani, Gwina Raquel Theresia, dan Irma Nurrobiatus Sa’adah. Pemaparan data yang disampaikan merupakan hasil kuesioner Google Form dan didapatkan dari 123 responden dengan mayoritas responden dari survei sebanyak 62.6% dari angkatan 2024, 22% angkatan 2023, 12.2% angkatan 2022, dan 3.3% angkatan 2021. Metode yang digunakan merupakan metode pengukuran Servqual menggunakan analisis CSI (Customer Satisfaction Index) dengan dimensi yang diukur, berupa bukti fisik (tangibles), keandalan (reliability), daya tanggap (responsiveness), jaminan (assurance), dan empati (empathy). Secara keseluruhan mahasiswa menyatakan puas dengan persentase tertinggi didapatkan pada dimensi daya tanggap (responsiveness) sebesar 71.62%. Selain itu terdapat apresiasi program studi, yang patut diapresiasi, seperti kinerja dosen, susunan kurikulum, dan kinerja sekretaris prodi. 

Dr. Rd. Hj. Funny Mustikasari Elita, M.Si. sedang memberikan tanggapan

Dr. Rd. Hj. Funny Mustikasari Elita, M.Si., selalu Ketua Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi, memberikan tanggapan terkait MBKM dan konversi SKS harus melihat dari Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK). Menurutnya, ketika melakukan MBKM, mahasiswa harus sering berkonsultasi dengan para dosen dan membuat road map. Selain itu, prodi selalu membuka ruang bagi mahasiswa yang ingin melakukan konsultasi. 

Prijana, M.Si., Dosen Prodi Perpustakaan dan Sains Informasi menyetujui bahwa konversi MSIB itu sulit. Menurutnya belum ada titik temu berkaitan dengan kurikulum, pembimbing MSIB, dan pihak Universitas Padjadjaran. Beliau memberikan saran kepada mahasiswa untuk memperbanyak belajar bahasa dan publikasi artikel.

Kusnandar, M.Si, selaku Dosen Prodi Perpustakaan dan Sains Informasi, menambahkan bahwa dosen tidak memberikan materi dalam konteks tugas dan presentasi karena mahasiswa merupakan pembelajar dewasa. Mahasiswa dituntut untuk mampu belajar secara mandiri. Jangan khawatir dengan prospek kerja karena alumni siap untuk memberikan media,  pengetahuan, dan persiapan untuk profesi. Terakhir, Dr. Saleha Rodiah pun menambahkan bahwa mahasiswa yang memiliki kendala psikologis, dapat memanfaatkan layanan Pusat Penguatan Karakter dan Konseling Unpad (P2K2).

Dosen dan Mahasiswa melalui Dialog Prodi Jilid II ini, semoga dapat menemukan solusi atas kendala dan tantangan yang dihadapi. Dosen dan mahasiswa pun dapat bersama-sama menciptakan lingkungan akademik yang lebih baik dan harmonis. (Penulis: Mustika Agustina, dan Nadia Nila Farodisa)

Share this: