Mahasiswa PSI Unpad Meneliti Hubungan Kebutuhan Informasi Sehari-hari dengan Penggunaan OpenAI Chat GPT

Penelitian yang dilakukan oleh Mahasiswa Prodi PSI Universitas Padjadjaran menemukan adanya hubungan yang signifikan antara kebutuhan informasi sehari-hari mahasiswa dengan penggunaan OpenAI ChatGPT. Penelitian ini memberikan gambaran baru mengenai bagaimana teknologi kecerdasan buatan (AI) mulai membentuk perilaku pencarian informasi mahasiswa, baik untuk kebutuhan akademik maupun non-akademik.

Penelitian ini dilakukan oleh Nurul Farikasari, Prijana, dan Asep Saeful Rohman, dengan melibatkan 600 mahasiswa dari enam perguruan tinggi besar di Indonesia, yaitu Universitas Airlangga, Universitas Brawijaya, Universitas Diponegoro, Universitas Gadjah Mada, Universitas Padjadjaran, dan UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Metode yang digunakan adalah survei kuantitatif dengan analisis korelasi Pearson Product Moment untuk mengukur hubungan antara kebutuhan informasi dengan pemanfaatan ChatGPT.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa menggunakan ChatGPT tidak hanya untuk keperluan akademik, seperti menyelesaikan tugas kuliah dan mencari referensi ilmiah, tetapi juga untuk kebutuhan non-akademik. Mahasiswa mengaku merasa terbantu karena ChatGPT dinilai mampu memberikan informasi secara cepat, akurat, serta sesuai dengan kebutuhan pengguna.

Temuan ini menegaskan bahwa lanskap perilaku informasi mahasiswa di era digital terus berkembang. Informasi yang dianggap bernilai dan bermanfaat terbukti berhubungan dengan kecepatan dan ketepatan ChatGPT dalam memberikan jawaban. Hal ini mendukung teori media baru yang menyebutkan bahwa teknologi digital telah mengubah cara individu berinteraksi dengan informasi, menjadi lebih personal dan interaktif.

Para peneliti menilai ChatGPT dapat berperan penting dalam pendidikan tinggi sebagai pelengkap sumber informasi tradisional. Mereka juga merekomendasikan agar institusi pendidikan menjalin kerja sama dengan platform AI untuk memaksimalkan potensi penggunaannya, sekaligus memberikan pelatihan kepada mahasiswa tentang cara menggunakan ChatGPT secara optimal agar mampu memperoleh informasi yang akurat dan kredibel. Penelitian ini juga berkontribusi pada pencapaian SDGs 4 (Pendidikan Berkualitas) dengan meningkatkan literasi akademik melalui pemanfaatan teknologi, serta SDGs 9 (Inovasi dan Infrastruktur) dengan menekankan peran infrastruktur digital dalam mendukung pendidikan tinggi.

Artikel selengkapnya dapat dibaca di: http://media.unpad.ac.id/files/publikasi/2025/rpm_20250203140539_9735.pdf

Share this: