Jatinangor–Jumat, 19 Juni 2026. Dalam rangka menyelaraskan kompetensi lulusan dengan dinamika industri yang berkembang pesat, Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi (PSI) Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran menggelar rapat peninjauan kurikulum dan profil lulusan. Kegiatan yang berlangsung secara daring melalui platform Zoom Meeting ini mempertemukan jajaran dosen prodi, guru besar, dan perwakilan alumni dari berbagai latar belakang kepakaran untuk merumuskan arah baru pendidikan sains informasi ke depan.
Rapat strategis ini dipicu oleh adanya usulan perubahan kurikulum yang berfokus pada penyederhanaan dan modernisasi mata kuliah. Saat ini, Prodi PSI Unpad memiliki tiga profil lulusan utama, yakni Pustakawan, Pengelola Aset Digital, dan Infopreneur. Melalui diskusi terpumpun ini, kurikulum prodi ditinjau kembali agar mampu menjawab tantangan era intelligent economy dan kecerdasan buatan (AI), tanpa menanggalkan nilai-nilai dasar keilmuan tradisional.
Dalam sesi diskusi, para alumni memberikan berbagai masukan komprehensif dari perspektif praktisi. Di satu sisi, alumni menekankan pentingnya mempertahankan “ruh” keilmuan perpustakaan seperti klasifikasi dan katalogisasi yang dikombinasikan dengan istilah modern seperti metadata. Di sisi lain, urgensi digitalisasi dan kompetensi praktis menjadi sorotan utama, mulai dari penguasaan digital marketing, pengelolaan aset digital, penerapan ethical AI, hingga penyelarasan kurikulum dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) agar mahasiswa siap melakukan sertifikasi sebelum lulus.
Menanggapi masukan tersebut, Ketua Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi, Dr. Saleha Rodiah menegaskan, pentingnya sumbang pemikiran dan saran dari alumni yang sudah lama berkecimpung sebagai praktisi, agar naskah kurikulum 2026 yang kami susun relevan dengan kebutuhan pasar. Pihak guru besar yang dihadiri oleh Prof. Ninis dan Prof. Agus juga menyambut baik usulan modernisasi ini dan menyarankan solusi realistis, seperti memodernisasi deskripsi dan Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) guna menyiasati regulasi penilaian BAN-PT yang ketat.
Sebagai rencana tindak lanjut, Prodi PSI Unpad akan melakukan restrukturisasi dan penyesuaian istilah mata kuliah dengan mengombinasikan nilai tradisional dan tren teknologi modern seperti cloud dan big data. Selain itu, proses pembelajaran akan lebih difokuskan pada hasil kerja nyata seperti pembuatan portofolio digital mahasiswa di LinkedIn. Prodi juga menjadwalkan pertemuan lanjutan untuk merumuskan ulang output kompetensi secara detail sekaligus melibatkan praktisi dalam kelas-kelas kolaborasi.
Penulis: Evi Nursanti Rukmana
