
JATINANGOR-Shelpi Nur Awaliyah, Mahasiswa Prodi Perpustakaan dan Sains Informasi, Fikom, Unpad, angkatan 2022, berhasil meraih Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2024, bidang Riset Sosial Humaniora, dengan judul PKM “Etnoparenting dan Efektivitas Literasi Budaya sebagai Upaya Mempertahankan Vitalitas Bahasa Sunda pada Keluarga Amalgamasi di Kota Bandung.” PKM ini didanai Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Judul PKM ini dilatarbelakangi keresahan penggunaan bahasa Sunda yang mulai menurun di Kalangan masyarakat, khususnya anak-anak di Kota Bandung. Secara garis besar ternyata pengasuhan yang berbasis nilai-nilai budaya serta didukung oleh kemampuan literasi budaya di dalam keluarga amalgamasi (Sunda-Jawa) di Kota Bandung efektif untuk mempertahankan vitalitas bahasa Sunda dan menjaga jumlah penutur bahasa Sunda, khususnya lingkup keluarga dan masyarakat. Namun, literasi budaya masyarakat masih perlu dikuatkan dan ditingkatkan kembali. Luaran riset PKM telah dipublikasikan pada akun Instagram @etnoparenting.sunda, artikel ilmiah yang masih dalam tahap review jurnal, dan publikasi poster pada acara BRIN Goes to Campus: Unpad Creators and Innovators.


Shelpi bergabung dengan mahasiswa dari berbagai rumpun ilmu, di antaranya Ikmalludin (Ilmu Budaya), Henhen Hendayani (Ilmu Budaya), Salman Ramdan Rachman (Ilmu Sosial dan Politik), dan Salsabil Qodrunnada (Ilmu Hukum), dengan Dr. Taufik Ampera, M.Hum., sebagai Dosen Pembimbing dari Fakultas Ilmu Budaya. Tim ini menjadi salah satu dari 3500 judul yang mendapat pendanaan dari total 43.000 proposal yang di-submit. Tim beserta 50 tim (dari berbagai bidang) lainnya di Universitas Padjadjaran rutin melaporkan kemajuan kegiatan kepada dosen pembimbing dan reviewer tingkat universitas. Tim selama 4 bulan melaksanakan riset, mengelola akun media sosial untuk publikasi riset, membuat catatan kegiatan, dan melaporkan penggunaan dana.
Shelpi merasa senang mengikuti kegiatan PKM ini. Dia bersama tim mendapatkan banyak manfaat, mengasah soft skills, dan memperdalam minat riset budaya. Hal ini selaras dengan keilmuan Perpustakaan dan Sains Informasi dari mata kuliah dokumentasi budaya. Shelvi melalui kegiatan PKM telah belajar memperdalam dokumentasi budaya melalui riset budaya secara langsung di masyarakat. (Penulis: Shelpi Nur Awaliyah)