Mahasiswa dan Dosen PSI FIKOM UNPAD Publikasi Artikel tentang Kebebasan Pers dan Bantuan Pemerintah

Bandung, 2025 – Yadi Heriadi Hendriana, seorang mahasiswa dari Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi (PSI) Fikom Unpad, bersama dengan tim dosen pendukung, telah mempublikasikan sebuah artikel ilmiah yang berjudul “Polarization of Journalists’ Attitudes Regarding State Bonds to Press Freedom and Media Continuity.” Publikasi ini mengupas tuntas isu krusial tentang dinamika hubungan antara media dan pemerintah, terutama di tengah krisis seperti pandemi COVID-19.

Penelitian ini merupakan kolaborasi antara mahasiswa dan para dosen PSI Fikom Unpad yang terdiri dari Prof. Dr. Dadang Rahmat Hidayat, S.Sos., S.H., M.Si., Prof. Agus Rusmana, dan Dr. Hj. Nuryah Asri Sjafirah, M.Si. Kerjasama ini menunjukkan sinergi yang kuat antara mahasiswa dan pengajar dalam menghasilkan karya ilmiah yang relevan dan memiliki dampak sosial yang signifikan.

Latar belakang penelitian ini berawal dari dampak luar biasa pandemi COVID-19 yang tidak hanya merusak sektor kesehatan, tetapi juga melumpuhkan berbagai aspek kehidupan, termasuk industri media. Penurunan pendapatan iklan yang drastis memaksa banyak media melakukan pemotongan gaji, pemutusan hubungan kerja, bahkan bangkrut. Akibatnya, pemerintah turun tangan dengan memberikan bantuan keuangan yang, meskipun bertujuan untuk menyelamatkan media, berpotensi mengancam otonomi pers.

Menggunakan metodologi kualitatif dan paradigma kritis, penelitian ini menganalisis data primer dan sekunder yang dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan jurnalis dan pemangku kepentingan media, serta studi dokumen yang komprehensif. Pendekatan ini memungkinkan peneliti untuk memahami secara mendalam kompleksitas hubungan kekuasaan antara pemerintah dan media.

Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara stasiun televisi yang menjadi studi kasus dan pemerintah Indonesia selama pandemi, meskipun memberikan manfaat bagi kedua belah pihak, pada akhirnya menciptakan dinamika kekuasaan yang berpotensi membahayakan kemerdekaan media. Artikel ini memberikan perspektif kritis tentang bagaimana bantuan pemerintah, yang seharusnya menjadi solusi, bisa menjadi ancaman terselubung bagi kebebasan pers.

Artikel yang sangat relevan ini diterbitkan di Journal of Ecohumanism, sebuah jurnal ilmiah yang diakui secara luas. Penelitian ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin ke-16 tentang perdamaian, keadilan, dan institusi yang kuat, serta poin ke-8 tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi. Dengan publikasi ini, Fikom Unpad kembali menegaskan perannya dalam berkontribusi pada wacana publik yang penting.

Publikasi ini tidak hanya menjadi capaian akademis yang membanggakan bagi Yadi dan tim dosen, tetapi juga menjadi peringatan penting bagi industri media dan pembuat kebijakan. Keberlanjutan media seharusnya tidak mengorbankan kebebasan pers, dan penelitian ini menjadi landasan kuat untuk diskusi lebih lanjut tentang bagaimana media dapat bertahan tanpa mengorbankan integritas jurnalistiknya.

Penulis: Ridha Amalia, Nadziva Shaqeena, dan Annisa Dwi Fajriyah.

Share this: