Bandung, 2024 – Seorang mahasiswa Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi (PSI) Fikom Unpad, Januar Ilyas, telah mempublikasikan sebuah artikel ilmiah yang berjudul “Hubungan Literasi Media dengan Tingkat Akses Kursus Program Pendidikan Online LinkedIn Learning Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Non-Pascasarjana Universitas.” Publikasi ini merupakan hasil riset yang didukung oleh dosen-dosen PSI.
Dalam penelitiannya, Januar Ilyas didampingi oleh dua dosen pembimbing, yaitu Dr. Edwin Rizal dan Andri Yanto, M.I.Kom. Kolaborasi ini menunjukkan komitmen PSI Fikom Unpad dalam membimbing mahasiswa untuk melakukan penelitian independen yang relevan dengan perkembangan dunia digital dan literasi.
Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk melihat apakah ada hubungan antara literasi media yang dimiliki mahasiswa dengan seberapa sering mereka mengakses kursus-kursus di LinkedIn Learning. Literasi media dalam penelitian ini diukur menggunakan kerangka Individual Competence Framework dari European Commission, yang mencakup tiga indikator utama: kemampuan teknis, pemahaman kritis, dan kemampuan berkomunikasi.
Untuk mengumpulkan data, penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Sampel penelitian terdiri dari 65 mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Unpad angkatan 2019, 2020, 2021, dan 2023 yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan uji Chi-Square untuk melihat kekuatan hubungan antar variabel.
Hasil penelitian ini cukup mengejutkan. Ditemukan bahwa tidak ada korelasi yang signifikan antara literasi media mahasiswa Fikom dengan tingkat akses mereka terhadap kursus online LinkedIn Learning. Meskipun subvariabel seperti pemahaman kritis dan kemampuan berkomunikasi memiliki hubungan signifikan dengan literasi media secara umum, kemampuan penggunaan teknis tidak menunjukkan hubungan yang signifikan.
Artikel ilmiah ini telah diterbitkan di Info Bibliotheca Jurnal Perpustakaan dan Ilmu Informasi, sebuah publikasi yang kredibel di bidangnya. Temuan ini memberikan wawasan baru bagi akademisi dan praktisi tentang kompleksitas perilaku mahasiswa dalam memanfaatkan platform pembelajaran digital.
Riset ini relevan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin ke-4 tentang Pendidikan Berkualitas dan poin ke-9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur. Penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun mahasiswa memiliki kompetensi literasi media, hal itu tidak serta-merta mendorong mereka untuk menggunakan platform pembelajaran daring secara aktif, menyoroti perlunya strategi lain untuk meningkatkan partisipasi mahasiswa dalam pendidikan digital.
Penulis: Ridha Amalia, Nadziva Shaqeena, dan Annisa Dwi Fajriyah.