Antara Nyaman dan Bosan: Suka Duka Menghabiskan Masa Magang di Kota Asal

Banyak mahasiswa minder jika harus magang di kota sendiri. Simak cerita Ilaya (Fikom Unpad) saat menjalani magang domestik di BPS Kabupaten Sukabumi

Magang di Kota Sendiri: Cerita Suka Duka Ilaya Unpad 

Ilaya Amala Akbar memilih jalan yang berbeda. Mahasiswi semester 6 angkatan 2023 Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi Fikom Unpad ini tidak ikut merantau ke kota besar seperti kawan-kawannya. Ilaya justru memutuskan pulang ke kampung halaman. Saat ini, ia telah menuntaskan program magang di kota sendiri, tepatnya di Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sukabumi. Ia memegang prinsip kuat bahwa ruang berkembang tidak selalu berada jauh dari rumah. 

Alasan Ilaya Memilih Magang di Daerah Asal

Ilaya ingin tetap dekat dengan keluarga tercinta. Alasan ini mendasari keputusan kuatnya untuk menjalani program magang di daerah asal. Lingkungan rumah yang familier membantunya lebih fokus beradaptasi dengan ritme kerja. Ia tidak perlu memikirkan biaya kos atau tekanan mental di kota baru.

Pihak instansi menempatkan Ilaya pada bagian Integrasi Pengolahan dan Diseminasi Statistik. Di posisi ini, ia aktif mengelola data dan informasi penting. Ilaya juga merapikan administrasi arsip serta menyusun dokumentasi statistik lembaga. Pengalaman ini melengkapi teori kearsipan yang sebelumnya ia pelajari di Kurikulum PSI Fikom Unpad

Keuntungan Menjalani Magang di Daerah Sendiri 

Ilaya memetik banyak keuntungan langsung selama menjalani magang di kota sendiri. Ia bisa menghemat waktu perjalanan ke kantor secara signifikan. Dompetnya pun tetap aman karena pengeluaran harian jauh lebih hemat. Selain itu, tinggal di rumah memberikan fleksibilitas waktu yang tinggi. Ilaya bisa mengerjakan tugas kuliah malam hari setelah menyelesaikan tanggung jawab magangnya di siang hari. 

Namun, keputusan mengambil magang domestik ini bukan tanpa hambatan. Ilaya sempat menerima cibiran dan stigma negatif dari lingkungan sekitar. Beberapa orang menuduhnya menggunakan jalur “orang dalam” (ordal). Mereka curiga karena Ilaya bekerja di kota domisili asalnya.

Ilaya langsung membantah keras tuduhan miring tersebut. Ia menegaskan bahwa dirinya melewati proses seleksi resmi yang ketat. Ia berjuang keras dan memenuhi semua syarat administrasi sama seperti peserta lainnya. Ilaya juga mengabaikan anggapan bahwa magang di daerah tidak sekeren magang di perusahaan raksasa luar kota. Bagi Ilaya, kualitas pembelajaran bergantung pada keseriusan diri sendiri, bukan lokasi gedung kantor.

Dokumentasi 17 Mei 2026, Ilaya saat membantu kegiatan rutin di BPS Kabupaten Sukabumi

Skill Baru dari Magang Domestik

Selama menghabiskan waktu magang di kota asal, keterampilan praktis Ilaya berkembang pesat. Ia sukses mengasah kemampuan komunikasi profesional dan ketelitian mengolah data publik. Atmosfer kerja di BPS Kabupaten Sukabumi juga melampaui ekspektasinya. Rekan kerja senior sangat suportif membimbingnya. Lingkungan yang kondusif ini mendongkrak rasa percaya diri Ilaya di dunia profesional. 

Pengalaman Paling Berkesan

Momen paling berkesan bagi Ilaya adalah saat staf memercayainya untuk memegang data penting instansi. Tugas besar ini menyadarkan Ilaya akan tanggung jawab profesi informasi. Ia belajar bahwa akurasi data sangat memengaruhi kualitas keputusan sebuah lembaga publik. 

Pengalaman ini mengubah total cara pandang Ilaya terhadap masa depannya. Dunia profesional ternyata tidak hanya menguji nilai akademik di atas kertas. Dunia kerja menuntut kesiapan mental, kedisiplinan tinggi, serta kelihaian bekerja sama dalam tim. Ilaya kini makin yakin bahwa kesempatan emas tersebar di mana saja, termasuk di daerah sendiri.

Ilaya berpesan kepada mahasiswa lain agar membuang jauh rasa minder. Jangan ragu untuk mengambil kesempatan magang di kota sendiri. Setiap instansi di daerah menyimpan peluang ilmu yang unik dan berharga. Jika waktu bisa berputar kembali, Ilaya mengaku akan tetap memilih BPS Kabupaten Sukabumi. Pilihan ini memberinya ruang bertumbuh yang nyaman, hemat, dan seimbang.

Penulis: Adzkia Adzka Julia

Share this: