Desa Wisata Belitar Seberang Kembangkan Eduwisata Nira untuk Lestarikan Alam dan Dorong Ekonomi Desa

Universitas Padjadjaran melalui penelitian yang dimuat dalam buku 5A: Pondasi Utama Pariwisata Berkelanjutan Indonesia menyoroti pengembangan eduwisata berbasis pengelolaan nira di Desa Wisata Belitar Seberang, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu. Penelitian yang dilakukan oleh Jannatinnai’mah Arifda, Dr. Awaludin Nugraha, dan Dr. H. Edwin Rizal ini menegaskan bahwa desa memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata edukasi yang berkelanjutan.

Studi menunjukkan bahwa desa yang berdiri sejak 1930 ini memiliki kekayaan alam yang melimpah, termasuk tujuh air terjun, pemandian air panas, serta komoditas unggulan berupa kopi dan nira. Potensi tersebut menjadi modal utama untuk menarik wisatawan dengan pengalaman belajar langsung dari alam dan budaya lokal yang masih terjaga.

Dalam perjalanannya, pengembangan wisata melibatkan masyarakat desa, pemerintah daerah, akademisi, serta dukungan generasi muda yang aktif mempromosikan potensi desa melalui media sosial. Kolaborasi ini menjadi kekuatan penting untuk memperkenalkan Belitar Seberang ke tingkat yang lebih luas.

Hasil analisis SWOT mengungkap peluang besar dari pengolahan nira sebagai atraksi eduwisata, mulai dari proses penyadapan hingga produk turunan seperti gula aren, gula semut, sirup, dan manisan kolang-kaling. Namun, keterbatasan akses jalan, minimnya fasilitas wisata, serta kurangnya keterampilan sumber daya manusia masih menjadi tantangan yang perlu diatasi agar pengembangan berjalan optimal.

Strategi yang diusulkan mencakup pelatihan bagi masyarakat, pembangunan infrastruktur pendukung, serta penguatan promosi digital. Dengan langkah ini, desa tidak hanya dapat meningkatkan daya tarik wisata, tetapi juga membuka peluang kerja baru dan mendorong pertumbuhan UMKM lokal.

Pengembangan eduwisata nira ini sejalan dengan SDG 15 (Life on Land) karena mendorong konservasi lingkungan dan pemanfaatan hutan nira secara berkelanjutan. Di sisi lain, program ini mendukung SDG 8 (Decent Work and Economic Growth) dengan menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta memperkuat ekonomi desa.

Dengan strategi berkelanjutan dan dukungan lintas sektor, Desa Wisata Belitar Seberang diharapkan dapat berkembang menjadi destinasi eduwisata unggulan yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat, menjaga kelestarian alam, sekaligus memperkuat posisi pariwisata berkelanjutan Indonesia.

Selengkapnya tersedia di: http://media.unpad.ac.id/files/publikasi/2025/rpm_20250123115843_9723.pdf

Penulis: Ridha Amalia, Nadziva Shaqeena Firdaus, Shelpi Nur Awaliyah

Share this: