Jatinangor-Jumat, 31 Oktober 2025. Bertempat di Auditorium Gedung Pascasarjana Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Padjadjaran (Unpad), Musyawarah Nasional (Munas) dan Sidang Pleno Asosiasi Penyelenggara Pendidikan Tinggi Ilmu Perpustakaan dan Informasi (APTIPI) Indonesia 2025 berlangsung dengan sukses. Mengusung tema “Perkembangan Ilmu Perpustakaan, Sains Informasi, dan Kearsipan di Indonesia: Integrasi Kurikulum, Penamaan, Capaian Pembelajaran, dan Akreditasi”, kegiatan ini dihadiri oleh Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi, Ketua dan Pengurus APTIPI, Pimpinan Program Studi Perpustakaan dan Dosen se-Indonesia, dan perwakilan lembaga akreditasi.
Acara dibuka oleh Fitri Perdana, M.I.Kom. dan Belva Talitha Nesuva, yang dilanjutkan dengan sambutan oleh Ketua APTIPI, Muhammad Prabu Wibowo, S.Hum., M.S., Ph.D., yang menekankan pentingnya adaptasi kurikulum dan nomenklatur baru dalam dunia pendidikan. Dekan Fikom Unpad, Prof. Dr. Dadang Rahmat Hidayat, S.Sos., S.H., M.Si., secara resmi membuka acara dan menyoroti pentingnya peran akreditasi dalam menjamin mutu pendidikan tinggi. Setelah penyerahan plakat penghargaan, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama dan penampilan musik dari Rachel Alifya dan Aldi, yang menambah semarak suasana kebersamaan.
Dalam sesi seminar pertama yang dimoderatori oleh Muhammad Prabu Wibowo, S.Hum., M.S., Ph.D., hadir juga Prof. Dr. Drs. Jonner Hasugian, M.Si. dan Dr. Rd. Hj. Funny Mustikasari Elita, M.Si., yang membahas dinamika Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM) di rumpun humaniora dan sosial. Sesi kedua, dimoderatori Hendro Margono, S.Sos., M.Sc., Ph.D., menghadirkan Prof. Dr. Laksmi, S.S., M.A. dan Prof. Dr. Rahman Mulyawan, Drs., M.Si., yang membahas peta jalan kurikulum Ilmu Perpustakaan dan Sains Informasi, serta pentingnya integrasi aspek kearsipan dalam pendidikan tinggi. Disertai informasi tambahan dari Wien Muldian, S.I.Pust., Presiden Ikatan Sarjana Ilmu Perpustakaan dan Informasi Indonesia (ISIPII) & Pengelola Perpustakaan Baca Di Tebet.

Usai seminar, kegiatan dilanjutkan dengan Sidang Pleno APTIPI 2025 yang dipimpin Bapak Muhammad Prabu Wibowo, S.Hum., M.S., Ph.D., dan Hendro Margono, S.Sos., M.Sc., Ph.D., pada pukul 13.30–16.40 WIB. Sidang ini menjadi forum penting untuk mengevaluasi program kerja APTIPI periode 2024–2025 sekaligus membahas rencana kerja sama dan masukan dari anggota untuk peningkatan mutu akademik, pengembangan SDM, serta inovasi kurikulum.
Sementara itu, Sidang Pleno II difokuskan pada pembahasan dan penetapan program kerja masing-masing komisi untuk periode berikutnya. APTIPI memiliki delapan komisi aktif, yaitu:
- Komisi Pendidikan dan Kurikulum Program Diploma (D3/D4)
- Komisi Pendidikan dan Kurikulum Program Sarjana (S1)
- Komisi Pendidikan dan Kurikulum Program Pascasarjana (S2/S3)
- Komisi Penjaminan Mutu Akademik dan Akreditasi
- Komisi Penelitian dan Publikasi Ilmiah
- Komisi SDM (Pengembangan dan Karir Dosen APTIPI)
- Komisi Pemberdayaan Masyarakat
- Komisi Kerjasama dan Humas
Masing-masing komisi berperan penting dalam membangun arah kebijakan strategis APTIPI ke depan. Melalui pembahasan yang produktif, sidang pleno menghasilkan sejumlah keputusan yang akan menjadi panduan bagi pengembangan program kerja organisasi di masa mendatang. Sidang ini juga menegaskan kembali komitmen APTIPI untuk terus memperkuat sinergi antara akademisi, praktisi, dan pemangku kepentingan, demi peningkatan kualitas pendidikan tinggi di bidang Ilmu Perpustakaan dan Sains Informasi di Indonesia.
Secara keseluruhan, Munas dan Sidang Pleno APTIPI 2025 menjadi ajang penting dalam memperkuat komitmen kolektif, memperluas jejaring kerja sama, dan merumuskan strategi pengembangan pendidikan tinggi yang unggul dan relevan di era informasi. Melalui forum ini, APTIPI diharapkan dapat terus berperan aktif dalam mendorong inovasi kurikulum, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan posisi strategis Ilmu Perpustakaan dan Sains Informasi di tingkat nasional maupun global.
Penulis: Marsya Rahima
Editor: Evi Nursanti Rukmana





