Penelitian oleh Mahasiswa Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi Fikom Unpad Ungkap Kualitas Informasi Website Berhubungan dengan Fanatisme Suporter Persib

Mahasiswa Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran melakukan penelitian tentang hubungan kualitas informasi dalam website dengan sikap fanatisme pendukung Persib Bandung. Penelitian ini dilakukan oleh Eka Rizky Ramadhan dengan bimbingan dosen Agus Rusmana dan Rully Khaerul Anwar. Penelitian ini dipublikasikan di Jurnal JUKIM.

Penelitian yang berlokasi di Jawa Barat ini melibatkan anggota Viking Persib Club (VPC) yang dikenal sebagai salah satu kelompok suporter paling loyal di Indonesia. Dari populasi lebih dari 30 ribu anggota VPC, sebanyak 100 orang dipilih sebagai sampel penelitian menggunakan teknik simple random sampling.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kualitas informasi, terutama melalui website explorepersib.com, dapat memengaruhi tingkat fanatisme suporter. Latar belakangnya, media online kini menjadi salah satu sumber utama bagi suporter dalam memperoleh informasi tentang tim kesayangan mereka, mulai dari berita pertandingan hingga profil pemain.

Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasi Pearson Product Moment. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara kualitas informasi yang dilihat dari tiga dimensi—akurasi, ketepatan waktu, dan relevansi—dengan sikap fanatisme pendukung Persib.

Secara rinci, dimensi akurasi terbukti berhubungan signifikan dengan fanatisme dengan kontribusi sebesar 13,1% (kategori sangat rendah). Dimensi ketepatan waktu juga memiliki hubungan signifikan, meskipun hanya sebesar 8,2% (sangat rendah). Sementara itu, dimensi relevansi menunjukkan hubungan yang lebih kuat dengan fanatisme, yaitu sebesar 25,7% (kategori rendah).

Hasil ini menegaskan bahwa kualitas informasi dalam media digital, terutama yang disajikan oleh website khusus suporter, dapat memengaruhi perilaku dan sikap para penggemar. Dengan demikian, pengelola media daring diharapkan lebih memperhatikan kualitas konten yang disajikan, agar mampu mendukung terciptanya budaya suporter yang sehat dan informatif.

Penelitian ini tidak hanya berkontribusi pada kajian akademik di bidang komunikasi dan informasi, tetapi juga sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs 4: Pendidikan Berkualitas dan SDGs 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh), terutama dalam hal literasi digital dan pembentukan perilaku masyarakat yang lebih konstruktif.

Artikel selengkapnya dapat dibaca di: http://media.unpad.ac.id/files/publikasi/2025/rpm_20250204104341_9210.pdf

Share this: