Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang bagaimana kegiatan edukasi literasi digital diberikan kepada anak usia dini di Taman Kanak-Kanak Bhakti Putra Kareumbi, serta bagaimana pola kegiatan edukasi literasi digital yang terbentuk di dalamnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif studi kasus, keunikan terdapat pada intensitas belajar, media yang digunakan, dan keterlibatan kepala sekolah untuk mengedukasi anak secara langsung. Informan terdiri dari kepala sekolah, guru, orang tua, dan pengawas. Adapun dalam pengujian keabsahan data, dilakukan wawancara kepada akademisi di bidang PAUD, ahli media dan komunikasi, serta psikolog pendidikan dan psikolog perkembangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan edukasi literasi digital diberikan kepada anak dalam lingkup tema pembelajaran “alat komunikasi” di semester 2, dan melalui penggunaan smart playing table setiap hari selama 1 tahun ajaran. Literasi digital untuk anak usia dini terdiri dari kemampuan penggunaan sederhana dan pembatasan penggunaan. Kegiatan edukasi literasi digital memiliki perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Perencanaan dilakukan melibatkan pengawas untuk membuat rencana pelaksanaan pembelajaran harian. Pelaksanaan terdiri dari kegiatan awal, inti, yang hanya melibatkan guru, serta kegiatan akhir yang melibatkan kepala sekolah untuk mengedukasi anak melalui smart playing table setiap harinya. Evaluasi dilakukan sekolah dengan menilai pencapaian perkembangan anak untuk kemudian dikomunikasikan kepada orang tua. Sekolah juga mengoptimalkan edukasi dengan membangun koordinasi dengan orang tua untuk membangun konsistensi pengetahuan yang diterima anak dalam menggunakan gawai sehari-hari. Pola yang terbentuk merupakan 1 pola besar yang melibatkan seluruh aspek dalam kegiatan edukasi literasi digital yakni sumber daya manusia, sistem pelaksanaan, dan komunikasi pembelajaran.