Hubungan Interior Setting dengan konsentrasi belajar (studi korelasional di Perpustakaan Daerah Kabupaten Subang)

Pengaturan dan pengelolaan ruang interior Perpustakaan Daerah Kabupaten Subang memiliki dampak terhadap kenyamanan beraktivitas pengunjung. Beberapa aspek perlu mendapat perhatian lebih untuk membantu menunjang fungsi dan tujuan perpustakaan sebagai sarana belajar umum sehingga memungkinkan individu belajar dengan fokus dan nyaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui signifikansi hubungan antara interior setting dengan konsentrasi belajar pengunjung di ruang baca Perpustakaan Daerah Kabupaten Subang. Sampel penelitian yang digunakan berjumlah 90 orang berdasarkan perhitungan rumus Slovin dengan taraf kesalahan sebesar 5% menggunakan teknik Probability Sampling jenis simple random sampling. Data diperoleh melalui hasil penyebaran angket menggunakan skala likert dengan pendekatan metode korelasional dan uji pearson product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat hubungan yang signifikan antara interior setting dengan konsentrasi belajar; (2) terdapat hubungan yang signifikan antara ketepatan letak ruangan dengan konsentrasi belajar; (3) tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kenyamanan temperatur dan udara dengan konsentrasi belajar; (4) terdapat hubungan yang signifikan antara gangguan suara dengan konsentrasi belajar; (5) tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kesesuaian warna dengan konsentrasi belajar; (6) terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas pencahayaan dengan konsentrasi belajar; (7) tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kesesuaian perabot dengan konsenrasi belajar.

Share this: