Hubungan kemampuan literasi jaringan dengan manajemen privasi pelajar SMA

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui signifikansi hubungan antara kemampuan literasi jaringan dengan manajemen privasi pada pelajar SMA. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan studi asosiatif. Populasi merupakan para siswa SMA Negeri 1 Sumedang. Ukuran sampel sejumlah 150 siswa berdasarkan ukuran proposi binomial dan sampling error. Data penelitian dikumpulkan menggunakan angket kuesioner, observasi, wawancara, dan studi kepustakaan. Data penelitian menggunakan skala nominal dan dianalisis menggunakan analisis chi square dan analisis koefisien kontingensi C dengan derajat kepercayaan 95%. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pemahaman mengenai sistem jaringan internet serta kemampuan mengakses dan menyaring informasi dengan manajemen privasi. Para siswa memiliki pemahaman mengenai jaringan internet yang tinggi dan mampu menerapkannya dalam menentukan kontrol dan kepemilikan terhadap informasi pribadi. Para siswa juga memiliki kemampuan menyaring informasi yang tinggi dan mampu menerapkannya dalam menentukan batasan privasi. Sedangkan kemampuan menyebarkan informasi serta keterbukaan diri dalam jaringan internet tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan manajemen privasi. Para siswa mampu menyajikan dan menyebarkan informasi melalui internet, namun kurang berhati-hati dalam memeriksa kembali konten yang mungkin mengandung informasi pribadi sebelum diunggah di media sosial. Mayoritas siswa cenderung bersikap terbuka dalam berinteraksi dengan pengguna internet lainnya, namun langkah privasi yang dilakukan tidak jauh berbeda dengan para siswa yang cenderung tertutup.

Share this: