Hubungan literasi informasi siswa dengan proses penulisan karya ilmiah

Literasi dan pendidikan merupakan sesuatu yang tak terpisahkan. Dari literasi siswa dapat mempelajari, memahami bahkan menerapkan apa yang didapatkannya di sekolah. Tak hanya itu kemampuan literasi informasi juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari siswa, misalnya dalam menyelesaikan tugas atau masalah lainnya. Sehingga siswa tersebut akan menjadi pembelajar seumur hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara literasi informasi dengan proses penulisan karya ilmiah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa anggota KIR MAN 2 Bandung. Penentuan sampel menggunakan metode non probability sampling dengan teknik sampling jenuh atau sensus, yakni memakai semua jumlah populasi menjadi sampel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan literasi informasi anggota KIR MAN 2 Bandung dengan proses penulisan karya ilmiah mempunyai hubungan yang tinggi. Terdapat hubungan signifikan antara kemampuan perumusan masalah dengan proses penulisan karya ilmiah, terdapat hubungan signifikan antara kemampuan menentukan strategi pencarian informasi dengan proses penulisan karya ilmiah, terdapat hubungan signifikan antara kemampuan menentukan lokasi dan akses dengan proses penulisan karya ilmiah, terdapat hubungan signifikan antara kemampuan menggunakan informasi dengan proses penulisan karya ilmiah terdapat hubungan signifikan antara kemampuan mensintesa informasi dengan proses penulisan karya ilmiah, dan terdapat hubungan signifikan antara kemampuan evaluasi dengan proses penulisan karya ilmiah.

Share this: