Internet merupakan media baru yang selain memberikan dampak positif namun juga memiliki dampak negatif. Sehingga untuk mengantisipasi dampak negatif dari internet tersebut, perlu bagi seorang individu terutama para kalangan remaja yang merupakan pengguna internet paling banyak, untuk mengimbanginya dengan kemampuan literasi internet. Literasi internet merupakan sebuah kemampuan baik teoritis maupun praktis yang digunakan untuk memanfaatkan internet sebagai media komunikasi dan informasi. Namun, kalangan remaja masih asing dengan istilah internet ini. Sehingga kalangan remaja sangat mudah untuk dipengaruhi oleh dampak negatif dari internet, misalnya perilaku cyberbullying. Cyberbullying adalah perilaku mengitimidasi dan mengejek orang lain melalui sarana teknologi contohnya media sosial Facebook. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara literasi internet dengan perilaku cyberbullying. Metode penelitian yang digunakan yaitu studi korelasional dengan korelasi pearson product moment. Kemudian populasi dari penelitian ini yaitu siswa kelas XI SMAN 1 Mandirancan. Hasil penelitian menunjukan bahwa literasi internet memiliki hubungan yang rendah dengan cyberbullying dikalangan siswa kelas XI SMAN 1 Mandirancan. Hal ini berarti, ketika siswa memiliki kemampuan literasi internet pada kategori tinggi, masih memungkinkan bagi mereka untuk melakukan cyberbullying di media sosial. Facebook.