Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara storytelling dengan minat baca siswa di SD Negeri Cikeruh II Jatinangor. Metode yang digunakan yaitu analisis korelasional, objek penelitian ini adalah anak-anak siswa SD negeri Cikeruh II Jatinangor yang berjumlah 75 orang. Penelitian ini menggunakan teori behaviorisme dari Gutrie kemudian dikukur dengan aspek-aspek storytelling dari Gain dan Jean Brewater (2014) yaitu (1) konten (2) Bahasa (3) genre dan (4) ilustrasi yang dijadikan sebagai sub variable X dan minat baca sebagai variable Y. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner, wawancara dan studi pustaka. Populasi pada penelitian ini berjumlah 75 anak yang menjadi peserta Storytelling yang berada di kelas 4-5. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling karena terbatasnya jumlah anak di kelas 4-5. Dari hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa ke empat aspek storytelling yakni konten, bahasa, genre dan ilustrasi memiliki hubungan yang signifikan dengan minat baca. Kemudian dengan menggunakan kriteria Guilford dan melihat hasil dari koefesien variabel maka semua dinyatakan hubungan storytelling dengan minat baca secara keseluruhan cukup berarti.