Kegiatan Knowledge Sharing di Komunitas The Local Enablers Jatinangor

Untuk mengetahui bagaimana proses kegiatan knowledge sharing di komunitas yang berbasis social enterpreneurship dengan mengacu pada teori dari Nonaka dan Takeuchi yakni SECI dalam buku Yusuf yang menjelaskan empat koversi pengetahuan diantaranya Sosisalisasi (socialization), Ekternalisasi (externalization), Kombinasi (combination), dan Internalisasi (internalization). Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi, wawancara, dan studi kepustakaan. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam kegiatan knowledge sharing yang dilakukan di komunitas The Local Enablers terjadi pada kegiatan formal dan informal. Kegiatan formal terdiri dari Learning Day dan Kamis sharing. Kegiatan informal yaitu kegiatan tanpa batas waktu melalui tatap muka maupun media seperti instagram dan whatsapp, kegiatan ini dilakukan kapanpun dan dimana pun. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kegiatan sharing dalam konteks berbagi pengetahuan di latar belakangi oleh pengalaman yang sama. Adanya tanggapan dan pendapat dari masing-masing anggota dalam menanggapi topik yang dibahas pada kegiatan formal dan informal. Yang kemudian dapat menghasilkan tulisan dan gambar berupa dokumen, arsip dan yang lainnya guna dapat dimanfaatkan kembali oleh anggota komunitas. Dari hasil tersebut saran yang dapat diberikan adalah perlu adanya sistem manajemen yang terencana. seperti penyimpan dalam bentuk digital ditambah perlu adanya jaringan dalam mengakses harus dapat memperhatikan konsumen terutama anggota untuk kelancaran penyebaran informasi.

Share this: