Kemitraan perpustakaan daerah dengan non-governmental organization dalam Program Perpuseru

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses serta tahapan dalam melakukan kegiatan kemitraan antara Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DISARPUS) Kabupaten Bandung Barat dengan Perpuseru. Fokus dari penelitian ini adalah untuk mengetahui alasan DISARPUS Kabupaten Bandung Barat bermitra dengan Perpuseru, mengetahui tahap perumusan kebutuhan, pembentukan landasan bersama, penyusunan agenda kegiatan, penyampaian rencana aksi dan evaluasi, serta penyusunan strategi setelah masa kemitraan berakhir. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alasan yang mendasari DISARPUS Kabupaten Bandung Barat melakukan kegiatan kemitraan dengan Perpuseru yaitu dikarenakan adanya kendala dalam melakukan kegiatan pengembangan perpustakaan seperti anggaran yang terbatas, cakupan wilayah di Kabupaten Bandung Barat yang luas, serta sumber daya manusia yang terbatas. Perumusan kebutuhan bersama dilakukan berlandaskan UU Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan serta mengacu pada kendala DISARPUS Kabupaten Bandung Barat. Pembentukan landasan bersama dan visi misi dilakukan dengan tiga pihak yang bermitra. Penyusunan agenda kegiatan dengan melakukan stakeholder meeting dan kegiatan yang dilakukan yaitu melakukan kegiatan pelatihan masyarakat. Penyampaian rencana aksi dan evaluasi dengan melakukan kegiatan community engagement serta melakukan evaluasi kemitraan. Strategi penghentian kemitraan antara lain mengikuti program dari perpustakaan nasional dan berfokus pada desa dan taman baca yang sudah tereplikasi.

Share this: