Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas knowledge sharing Program Global Volunteer AIESEC UNPAD pada exchange participant domestik dengan mengacu pada pada teori Nonaka dan Takeuchi yakni model SECI yang menjelaskan empat konversi pengetahuan di antaranya sosialisasi (socialization), eksternalisasi (externalization), kombinasi (combination), dan internalisasi (internalization). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif melalui pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, studi kepustakaan, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1.) aktivitas knowledge sharing yang dilakukan Global Volunteer AIESEC UNPAD pada exchange participant terbagi menjadi beberapa rangkaian, di antaranya lead session & induction, outgoing preparation seminar, dan reintegration event, 2.) adanya knowledge sharing dapat membantu exchange participant dalam persiapan melakukan proyek sosial di luar negeri, 3.) adanya perbedaan perilaku exchange participant yang mengikuti dan tidak mengikuti aktivitas knowledge sharing. Sesuai hasil tersebut, saran yang dapat diberikan adalah perlunya pembaharuan pengetahuan seiring berjalannya waktu, perlunya pemberlakuan insentif, dan perlunya partisipasi EP dalam rangkaian knowledge sharing.