Tujuan penelitian ini untuk mengetahui makna pegiat Taman Baca Masyarakat “Pedati Pustaka” bagi pengurus, motif pengurus dalam mendirikan Taman Baca Masyarakat “Pedati Pustaka” dan pengalaman pengurus selama mengelola Taman Baca Masyarakat “Pedati Pustaka”. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dari pemikiran Alfred Schutz. Informan penelitian ini adalah lima orang pengurus Taman Baca Masyarakat “Pedati Pustaka”. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Makna Pegiat Taman Baca Masyarakat “Pedati Pustaka” adalah motivator masyarakat, penyedia ruang publik dan relawan literasi. Kemudian motif pendirian Taman Baca Masyarakat “Pedati Pustaka” yaitu, in order to motives mereka untuk membangun desa, menciptakan kebiasaan membaca, meningkatkan minat baca dan mempermudah akses informasi, kemudian because motives mereka karena tidak adanya sarana baca, sekolah formal tidak menjamin, masyarakat sulit mengakses informasi dan mencari pengalaman. Sedangkan pengalaman informan selama mengelola Taman Baca Masyarakat “Pedati Pustaka” yaitu bertemu orang baru, rela berbagi, belajar keikhlasan dan lebih menghargai buku.