Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pemahaman masyarakat, perencanaan secara kolektif, dan pembangkitan kreatifitas dalam melestarikan kesenian Ujungan di Majalengka. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, studi dokumentasi, dan triangulasi. Hasil dari penelitian ini yaitu bahwa masyarakat memaknai pelestarian kesenian Ujungan merupakan suatu tanggung jawab untuk menjaga dan memelihara serta mempertahankan nilai-nilai budaya. Sebagian besar masyarakat Majalengka kurang paham terhadap nilai-nilai dan makna yang terkandung pada kesenian Ujungan. Tetapi pada prinsipnya pengetahuan dalam melestarikan kesenian Ujungan ini sudah melekat pada diri masyarakat untuk terus menerus dilestarikan, dari pihak pemerintah dilakukan pendataan dan pembinaan yang menjadi sasaran pokok untuk mendata profil kesenian daerah kabupaten Majalengka yang selanjutnya untuk membuat peta proporsi pembinaan yang lebih diarahkan kepada pelestarian kesenian yang semakin ditinggalkan para peminatnya termasuk kesenian Ujungan. Mengadakan kegiatan-kegiatan seperti pementasan Ujungan, latihan rutin, pembagian buku Ujungan kepada sekolah-sekolah dari mulai jenjang SD, SMP, dan SMA. Serta melalui dokumentasi bagi masyarakat khususnya generasi muda bisa lebih mengenal dan literat mengenai kesenian Ujungan.