Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peta pengetahuan bidang ilmu Kebumian yang terdiri dari produktivitas penulis, kolaborasi penulis, serta perkembangan pengetahuan bidang Ilmu Kebumian pada publikasi ilmiah terindeks Scopus peneliti LIPI periode tahun 2011-2020. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah paradigma kuantitatif menggunakan pendekatan bibliometrik. Analisis bibliometrik yang digunakan adalah analisis produktivitas penulis, analisis co-authorship, dan analisis co-word menggunakkan aplikasi VOSviewer dan Tableau untuk visualisasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa produktivitas penulis dengan menghasilkan minimal 10 dokumen dihasilkan oleh 8 penulis. Penulis yang paling produktif adalah Natawidjadja dengan kategori produktivitas kontinuan. Beberapa kolaborasi dilakukan oleh para penulis, baik antar penulis LIPI maupun dengan penulis luar LIPI. Penulis atau peneliti LIPI yang berkolaborasi dan tercatat sebagai penulis pertama jumlahnya masih sedikit jika dibandingkan dengan penulis luar LIPI. Trend topik rentang tahun 2011-2013 adalah kebencanaan (sesar). Rentang tahun 2014-2017, tren topiknya adalah kebencanaan (pergerakan lempeng, gempa bumi, tsunami), geomorfologi, perairan dan air permukaan, laut dan air laut, serta lempeng samudera dan benua. Rentang tahun 2018-2020, trend topiknya adalah keanekaragaman hayati, perubahan iklim, perairan dan air permukaan (kualitas air), mineral (logam berat) dan topik tanah (konservasi tanah, revegetasi, dan bioremediasi). Terdapat topik-topik yang masih sedikit dikaji dan direkomendasikan menjadi topik penelitian selanjutnya seperti iklim dan atmosfer (perubahan iklim mendadak), kebencanaan (kekeringan), geomorfologi (erosi), mineral dan batuan (batu bara), pencemaran lingkungan (polusi sungai), konservasi sumber daya alam (bahan bakar fosil), dan pengelolaan zona pesisir.

Share this: