Penelitian ini didasarkan pada fakta pengalaman pustakawan dalam pengembangan koleksi di Pustakalana Children’s Library yang meliputi pengalaman dalam kegiatan menganalisis kebutuhan pengguna, pengalaman pustakawan dalam pelaksanaan kebijakan pengembangan koleksi, pengalaman pustakawan dalam menyeleksi koleksi, pengalaman pustakawan dalam mengakuisisi koleksi, pengalaman dalam proses weeding koleksi serta mengevaluasi koleksi yang ada di Pustakalana Children’s Library menurut pengalaman pustakawan. Penelitian ini memusatkan pada pengalaman pustakawan dalam pengembangan koleksi di Pustakalana Children’s Library dengan merujuk pada teori pengembangan koleksi yang dikemukakan oleh Edward G. Evans (2005) mengenai tujuh tahap pengembangan koleksi yaitu analisis kebutuhan pengguna, kebijakan, seleksi, akuisisi, weeding, dan evaluasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi fenomenologi. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini adalah pustakawan Pustakalana Children’s Library. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengalaman yang dirasakan oleh pustakawan dalam pengembangan koleksi di Pustakalana Children’s Library berbeda-beda.