Pengaruh literasi digital terhadap tindakan menghindari cyber-plagiarism

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh literasi digital terhadap tindakan menghindari cyber-plagiarism di kalangan mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif korelasional. Teori yang digunakan adalah teori literasi digital dan bentuk-bentuk plagiarisme. Populasi dari penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran Program Sarjana Angkatan 2014 dan besar ukuran sampel pada masing-masing program studi yang menjadi sub populasi ditentukan dengan rumus stratified random sampling. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis yang diajukan, semua hipotesis alternatif di terima, yaitu terdapat pengaruh dari use and share (menggunakan dan menyebarkan), create and collaborate (menciptakan dan mengolaborasikan), analyze and evaluate (menganalisis dan mengevaluasi), dan apply ethical judgement (menerapkan penilaian etikal) pada informasi digital yang tersebar di internet terhadap tindakan menghindari cyber-plagiarism. Jadi, kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh antara literasi digital terhadap tindakan menghindari cyber-plagiarism. Saran dari penelitian ini adalah tenaga pendidik atau instansi pendidikan dapat mulai meningkatkan sosialisasi atau pendidikan mengenai penggunaan media digital dan informasi-informasi digital yang tersebar di internet agar mahasiswa terampil menggunakan produk digital dan juga meningkatkan kesadaran mahasiswa mengenai penggunaan informasi digital secara legal dan bertanggung jawab guna menghindari tindakan plagiarisme. Saran untuk mahasiswa adalah harus mulai menyadari bahwa ada banyak tindakan plagiarisme terutama dengan hadirnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang harus dihindari karena hal tersebut merupakan tindakan yang tidak bertanggung jawab.

Share this: