Perilaku pencarian informasi masyarakat pengguna obat herbal di Kampung Babakan Tipar Cianjur

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana perilaku pencarian informasi masyarakat pengguna obat herbal di Kampung Babakan Tipar dalam memperoleh informasi mengenai manfaat obat herbal bagi kesehatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengambilan subjek (informan) dilakukan secara purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi, dan studi pustaka. Hasil dari penelitian ini adalah pada tahap awal (inisiation) pencarian informasi dilatarbelakangi oleh adanya permasalahan kesehatan yang terkendala oleh beberapa faktor, pencarian informasi dilakukan untuk memperoleh kesehatan dan wawasan, perasaan masyarakat pada tahap ini senang dan penasaran. Pada tahap pemilihan (selection) masyarakat menentukan topic sesuai yang diperlukan dengan meanfaatkan sumber orang dan sumber lain seperti internet, tv, dan Youtube. Pada tahap penjelajahan (exploration) perasaan yang timbul dalam diri masyarakat diantaranya bingung dan cemas, senang dan kaget, biasa-biasa saja. Dalam pencarian informasi sebagian masyarakat mengalami kendala namun ada juga yang tidak mengalami kendala. Pada tahap perumusan (formulation) keyakinan masyarakat terhadap informasi yang dicari dan diperoleh meningkat. Pada tahap pengumpulan (collection) persiapan yang dilakukan masyarakat sebelum mencari informasi adalah mengingat informasi, berinteraksi dengan orang lain, mencatat hal-hal yang diperlukan. Apabila saat melakukan pencarian informasi masyarakat tidak memperoleh informasi yang diperlukan maka tindakan sebagian umum masyarakat terus melakukan pencarian informasi sampai diperoleh namun ada juga yang bertindak pasrah. Masyarakat akan mempraktekan dengan cara mengkonsumsi obat herbal sesuai tata cara dari informasi yang diperoleh. Pada tahap penyajian (presentation) perasaan yang timbul dalam diri masyarakat adalah senang dan sangat bersyukur, masyarakat akan menginformasikan kembali informasi yang diperoleh pada orang yang membutuhkan karena mereka menyadari bahwa informasi adalah sebuah ilmu yang harus dibagikan.

Share this: