Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kemampuan literasi media sosial Instagram bagi Mahasiswa Fikom Unpad dalam menghadapi tagar Dirumahaja pada Pandemi Covid-19 dengan mengacu kepada teori literasi media oleh James Potter yang menjelaskan kemampuan literasi media dalam mengakses, menganalisis, dan mengevaluasi informasi. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam kemampuan literasi media dalam tagar dirumahaja yang digunakan mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran bertujuan untuk mengetahui kemampuan informan dalam menggunakan dan memanfaatkan media. Beberapa kemampuan ini di antaranya adalah kemampuan untuk menggunakan, memproduksi, menganalisis, dan mengomunikasikan pesan melalui media. Kesimpulan penelitian adalah untuk mengetahui pengalaman literasi media oleh informan penelitian, mahasiswa Fikom memiliki kecenderungan mengakses media social instagram dengan mudah, karena berbagai fitur yang terdapat dalam aplikasi media tersebut tidak terlalu sulit untuk dipahami. Adapun dari segi pengalaman mahasiswa dapat memahami, menganalisis, mengkritisi, dan mengevaluasi informasi yang mereka akses mengenai informasi tagar dirumahaja.