Preservasi preventif naskah kuno di Keraton Kaprabonan Kota Cirebon

Fokus penelitian ini adalah bagaimana kegiatan preservasi preventif naskah kuno yang dilakukan oleh pihak Keraton Kaprabonan Cirebon meliputi kebijakan yang berlaku, tindakan apa saja yang dilakukan serta kendala yang dialami pada saat melakukan kegiatan preservasi preventif. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan studi kepustakaan. Objek penelitiannya adalah tindakan preservasi preventif naskah kuno yang dilakukan oleh pihak Keraton Kaprabonan Cirebon. Berdasarkan hasil pengamatan penulis, Keraton Kaprabonan Cirebon tidak mempunyai kebijakan tertulis melainkan hanya mempunyai kebijakan secara lisan dari mulut ke mulut. Terdapat kekhasan dalam tindakan yang dilakukan oleh pihak Keraton Kaprabonan Cirebon yaitu melakukan pembakaran kemenyan, bunga melati dan kulit jeruk yang dimasukkan ke dalam tempat pengukupan. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan munculnya jamur dan serangga. Tindakan lainnya yaitu menjaga suhu dan kelembaban udara, membersihkan debu, mengatur cahaya dan melakukan alih media digital. Kendala yang dialami oleh pihak Keraton Kaprabonan pada saat melakukan kegiatan preservasi preventif adalah tidak adanya kebijakan tertulis, kurangnya anggaran, kurangnya peralatan serta kurangnya sumber daya manusia.

Share this: