Pengembangan minat baca sebagai upaya yang dilakukan untuk meningkatkan minat dan kebiasaan membaca masyarakat. Program pengembangan minat baca dapat mendorong peningkatan minat baca masyarakat. Salah satu peran untuk mengembangkan minat baca masyarakat yaitu Perpustakaan. Perpustakaan Kota Banjar Patroman memiliki salah satu program dalam upaya mengembangkan minat baca, khususnya untuk anak usia dini di PAUD, TK, dan RA di Kota Banjar Patroman. Kegiatan ini dinamakan Wisata Baca dan Literasi yang pelaksanaannya melalui berwisata sambil membaca buku. Penelitian ini berfokus pada pengelolaan program Wisata Baca dan Literasi dalam aspek POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling). Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Data penelitian diperoleh melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perpustakaan Kota Banjar Patroman dalam mengembangkan minat baca anak usia dini menggunakan kegiatan Wisata Baca dan Literasi dalam pengelolaan kegiatan sesuai aspek POAC, dengan konsep perencanaan yang sudah diatur dalam Kerangka Acuan Kerja (KAK), pengorganisasian memiliki 15 orang panitia yang terbagi dalam 6 divisi, pelaksanaan dilakukan sebanyak 2 kali dalam satu minggu atau 24 kali dalam satu tahun dan penyelenggaraan kegiatan dilaksanakan ketika pandemi Covid-19 dengan pembatasan peserta 20 orang yang terdiri dari guru pendamping dan peserta, pengawasan pada kegiatan ini menggunakan pengawasan langsung, pengawasam tidak langsung, pengawasan internal dan pengawasan eksternal.