Penelitian ini bertujuan mengetahui promosi Telkom University Open Library melalui kegiatan Telkom University Literacy Event. Metode penelitian adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Analisis data meliputi pengumpulan dan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Literacy Event di masa pandemik diselenggarakan dengan formula yang berbeda dari penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya tetapi tetap dapat mempromosikan keberadaan perpustakaan dan mengoptimalkan sumber daya perpustakaan. Literasi pada berbagai bidang dibahas bersama dengan para pemateri dimana topik pembahasan ini didapatkan dari hasil pencarian dan penyeleksian informasi terkini dan tepat sasaran yang dilakukan Open Library. Konsep unik “lite event” dibentuk melalui koordinasi dengan pemateri dan dibangun melalui bentuk acara yang beragam. Open Library melalui Literacy Event memungkinkan audiens mendapatkan pengalaman aktualisasi peran Open Library dalam berkontribusi pada penyebaran semangat literasi di masyarakatnya dan pesan itu secara konsisten dikomunikasikan melalui penyelenggaraan Literacy Event hingga tahun ketujuh di masa pandemi tahun 2020 kemarin. Open Library memadukan bentuk promosi perpustakaannya melalui kegiatan Literacy Event dengan bentuk promosi perpustakaannya melalui media sosial Instagram Open Library pada formulir feedback audiens Literacy Event 2020 agar lebih mengenal Open Library melalui media sosial yang dengan rutin diperbarui informasinya sebagai salah satu media utama pelayanan informasi Open Library juga. Hasil penelitian menyarankan pengumpulan saran dan evaluasi dari pengisi acara yang dianggap sebagai kolaborator agar kolaborasi perpustakaan Open Library dengan pihak yang terlibat pada Literacy Event dapat berjalan dengan lebih baik dan dapat dipertahankan. Untuk mengetahui dampak dan evaluasi Literacy Event sebagai kegiatan promosi Open Library, diperlukan penelitian lebih lanjut.