Situs Bojong Galuh Karangkamulyan merupakan situs yang dipercaya sebagai peninggalan kerajaan Galuh. Letak situs yang strategis membuat sejarah dan cagar alam objek wisata tersebut sangat potensial untuk dikembangkan dan dipromosikan. Tujuan dari penelitian yaitu membuat rancangan media diseminasi informasi meliputi penentuan lima aspek yang saling berhubungan, yaitu komunikator, pesan, konteks, media, dan penerima. Penentuan ini digunakan untuk promosi wisata Situs Bojong Galuh Karangkamulyan yang dikemas dalam bentuk media leaflet dan booklet. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif dengan pendekatan Action Research menurut Kurt Lewin. Pendekatan ini meliputi dua siklus, yaitu siklus I dan II, melalui perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa diseminasi informasi pada kawasan wisata masih minim dilakukan. Hal ini juga menyebabkan tempat wisata kurang dikenal oleh wisatawan. Peneliti membuat media diseminasi informasi wisata Situs Bojong Galuh Karangkamulyan, dan melengkapi informasi dan kemudahan akses informasi. Hal ini berupa perbaikan terhadap desain dan isi pesan pada leaflet dan booklet yang dapat diakses secara online. Peningkatan pengetahuan berupa informasi bagi wisatawan diharapkan mampu menarik wisatawan untuk berkunjung ke wisata Situs Bojong Galuh Karangkamulyan.