Mahasiswa Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran melakukan penelitian mengenai hubungan literasi digital, kualitas informasi, dan pemanfaatan teknologi dalam mendukung peningkatan pendidikan serta pengembangan inovasi berbasis digital. Penelitian ini menjadi sorotan karena berangkat dari tantangan besar era digital yang menuntut masyarakat untuk memiliki keterampilan literasi informasi yang baik.
Penelitian ini dilakukan oleh Yonna Ananda, Edwin Rizal, dan Asep Saeful Rohman dengan melibatkan kajian akademik di Jawa Barat. Hasil penelitian tersebut resmi dipublikasikan pada 16 Desember 2024 dalam Jurnal Pustaka Budaya sebagai bagian dari kontribusi ilmiah mahasiswa Unpad di bidang literasi digital dan pendidikan.
Studi ini menggunakan analisis bibliometrik untuk memetakan perkembangan penelitian tentang “kualitas informasi” yang terindeks di Scopus selama kurun waktu 2014 hingga 2024. Dengan menganalisis 4.085 dokumen, penelitian ini menyoroti tren publikasi, pola sitasi, kolaborasi penulis, kemunculan kata kunci, dan distribusi geografis yang mencerminkan perkembangan bidang tersebut.
Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan jumlah publikasi, dengan tahun 2023 menjadi puncaknya yaitu sebanyak 638 publikasi. Peneliti Manaf Al-Okaily teridentifikasi sebagai kontributor paling produktif dengan 19 publikasi. Sementara itu, kata kunci “kualitas informasi” muncul sebanyak 34 kali sebagai tema dominan dalam riset. Dari sisi distribusi geografis, China menjadi negara dengan kontribusi terbanyak (793 dokumen), diikuti Amerika Serikat dan Indonesia.
Selain itu, penelitian menemukan bahwa jurnal Sustainability Switzerland menerbitkan artikel terbanyak terkait topik ini, yakni 82 publikasi. Kolaborasi antarpeneliti juga tampak kuat, terutama di kawasan Asia, yang menunjukkan besarnya minat dan dominasi regional dalam studi kualitas informasi.
Menurut tim peneliti, hasil ini menunjukkan bahwa pendekatan bibliometrik mampu memberikan wawasan berharga mengenai struktur dan perkembangan penelitian di bidang kualitas informasi. Penelitian ini tidak hanya mengidentifikasi kontributor berpengaruh dan tema riset yang muncul, tetapi juga membuka ruang untuk pengembangan riset interdisipliner di masa depan.
Penelitian ini erat kaitannya dengan SDGs 4 (Pendidikan Berkualitas) karena mendorong peningkatan literasi digital dan pemanfaatan informasi akademik, serta SDGs 9 (Inovasi dan Infrastruktur) karena menekankan pentingnya infrastruktur teknologi digital dalam mendukung riset dan pendidikan. Hasil penelitian diharapkan menjadi pijakan bagi akademisi, praktisi, maupun pembuat kebijakan untuk memperkuat kualitas pendidikan sekaligus membangun ekosistem riset yang lebih inovatif.
Hasil penelitian selengkapnya dapat dibaca di: http://media.unpad.ac.id/files/publikasi/2025/rpm_20250204105737_9349.pdf