Pendidikan Kebencanaan dan Media Sosial Tingkatkan Kesiapsiagaan Masyarakat Pesisir

Bandung, 2024 — Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi melakukan penelitian yang hasilnya menegaskan bahwa pendidikan kebencanaan dan pemanfaatan media sosial berperan signifikan dalam meningkatkan kesiapsiagaan bencana masyarakat pesisir, khususnya di Desa Masawah, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran.

Penelitian yang dilakukan oleh Falih Ijlal Septian, Edwin Rizal, Ute Lies Siti Khadijah, dan Rully Khairul Anwar ini melibatkan 100 responden dengan metode survei kuantitatif. Hasilnya menunjukkan bahwa pendidikan kebencanaan dan penggunaan media sosial seperti WhatsApp, Facebook, dan TikTok mampu meningkatkan niat dan kesiapan masyarakat dalam menghadapi ancaman bencana alam.

Hasil studi juga menemukan bahwa faktor niat individu menjadi penghubung penting antara pendidikan dan penggunaan media sosial dengan tindakan nyata kesiapsiagaan bencana. Artinya, semakin tinggi pemahaman dan motivasi masyarakat, semakin siap mereka menghadapi ancaman bencana.

Temuan ini relevan dengan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), karena pendidikan kebencanaan menjadi bentuk literasi penting yang memperkuat kapasitas masyarakat. Di sisi lain, hasil ini juga mendukung SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) dengan mendorong kesiapsiagaan komunitas pesisir yang rentan terhadap dampak perubahan iklim seperti banjir, abrasi, dan tsunami.

Para peneliti menyarankan agar pendidikan kebencanaan disertai dengan pelatihan praktis, simulasi, serta melibatkan partisipasi masyarakat. Selain itu, kampanye melalui media sosial dinilai efektif untuk menjangkau kelompok usia muda dan audiens yang lebih luas dengan konten edukatif yang kreatif.

Dengan kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat, model pendidikan kebencanaan berbasis media sosial ini diharapkan dapat direplikasi di wilayah rawan bencana lainnya di Indonesia. Pendekatan ini menjadi langkah strategis dalam membangun ketangguhan bangsa menghadapi krisis iklim dan bencana alam.

Artikel selengkapnya tersedia di: http://media.unpad.ac.id/files/publikasi/2025/rpm_20250123135145_8258.pdf

Penulis: Ridha Amalia, Nadziva Shaqeena Firdaus, Shelpi Nur Awaliyah

Share this: