Universitas Padjadjaran, 30 September 2024 — Tim peneliti yang terdiri dari dosen dan mahasiswa Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi (PSI) Universitas Padjadjaran (UNPAD) telah menyelesaikan sebuah studi penting mengenai warisan budaya digital. Penelitian berjudul “Pemetaan Bibliometrik Mengenai Penelitian Warisan Budaya Digital” ini menganalisis tren global dalam publikasi ilmiah terkait topik tersebut selama satu dekade terakhir.
Riset ini dipimpin oleh dosen Yunus Winoto dan Ute Lies Siti Khadijah, bersama dengan mahasiswa Najwa Auliana Hanifatunnisa. Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya memanfaatkan teknologi untuk melestarikan identitas budaya dan sejarah, sebuah konsep yang dikenal sebagai warisan budaya digital (digital heritage). Tujuannya adalah untuk memahami tren publikasi, penulis, dan tema-tema dominan yang berkembang di bidang ini.
Dengan menggunakan pendekatan bibliometrik, tim peneliti menganalisis data dari basis data internasional Scopus selama periode 2014–2023. Mereka menggunakan perangkat lunak Biblioshiny dan VOSviewer untuk memproses dan memvisualisasikan data dari publikasi yang menggunakan kata kunci “digital heritage.”
Hasil penelitian menunjukkan beberapa temuan signifikan. Marc Aurel Schnabel dan jurnal Lecture Notes in Computer Science teridentifikasi sebagai penulis dan sumber publikasi paling produktif. Selain itu, negara-negara seperti United Kingdom, Italy, dan United States menjadi pemimpin dalam penelitian di bidang ini.
Studi ini juga berhasil mengidentifikasi tema-tema yang sering dibahas, seperti “digital heritage,” “cultural heritage,” dan “virtual reality.” Menariknya, penelitian ini juga menemukan tema-tema yang sedang berkembang, termasuk fotogrametri, desain arsitektur, rekonstruksi gambar, dan kecerdasan buatan. Hal ini menunjukkan pergeseran fokus penelitian yang semakin mengarah pada aplikasi teknologi mutakhir dalam pelestarian budaya.
Publikasi ini memberikan wawasan berharga bagi akademisi, praktisi, dan pembuat kebijakan. Temuan ini dapat digunakan sebagai panduan untuk merancang penelitian di masa depan, mengambil keputusan, dan bahkan merumuskan undang-undang terkait pelestarian warisan budaya digital. Kontribusi penelitian ini selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dan SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur).
Artikel ilmiah ini telah diterbitkan di Jurnal Sinta 4 Artefak. Diharapkan penelitian ini dapat memicu diskusi dan kolaborasi lebih lanjut dalam memanfaatkan teknologi untuk menjaga warisan budaya global bagi generasi mendatang.
Hasil publikasi dapat diakses melalui tautan berikut: http://media.unpad.ac.id/files/publikasi/2025/rpm_20250128114012_2013.pdf
Penulis: Ridha Amalia, Nadziva Shaqeena, dan Muhammad Ihsan Fauzul Haq