Sumedang-Senin, 10 Juni 2026. Sebanyak 21 Dosen Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi Universitas Padjadjaran (Unpad) menghadiri kegiatan Sosialisasi dan Pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Unpad Periode Juli–Agustus 2026. Kegiatan ini berlangsung secara Hibrid di Bale Sawala, Kampus Unpad Jatinangor pada pukul 13.30 hingga 16.00 WIB. Pertemuan strategis ini diselenggarakan sebagai bagian dari persiapan intensif bagi para Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) sebelum para mahasiswa resmi diterjunkan langsung ke masyarakat.
Kepala Kantor Pengajaran Terintegrasi, Dr. Laina Rafianti, SH., MH., menjelaskan bahwa program KKN tahun ini mengusung konsep KKN Literasi Tematik 2026 yang bekerja sama erat dengan Perpustakaan Nasional RI (Perpusnas RI). Pemilihan lokasi atau lokus KKN didasarkan secara akurat pada data Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengenai peta tingkat kemiskinan di wilayah tersebut. Berdasarkan data tersebut, wilayah sebaran KKN akan difokuskan pada daerah dengan tingkat kemiskinan ekstrem, yang meliputi 24 titik di Kabupaten Cianjur, 8 di Kabupaten Sukabumi, 28 di Kabupaten Tasikmalaya, dan 14 di Kabupaten Garut.
Pada periode ini, KKN Unpad melibatkan total 74 DPL dan 1.728 mahasiswa, yang terdiri dari 1.555 mahasiswa reguler dan 173 mahasiswa konversi. Setiap DPL nantinya akan membimbing kelompok yang terdiri dari 20 hingga 21 mahasiswa—jumlah yang terhitung lebih banyak dibandingkan periode sebelumnya. Selama satu bulan penuh pelaksanaan di lapangan, para mahasiswa diwajibkan untuk berfokus pada tiga tema utama yang krusial bagi masyarakat, yaitu pengelolaan sampah, literasi informasi, serta penanggulangan kemiskinan.
Terkait kebijakan teknis dan tata tertib, Dr. Dianne Amor Kusuma, M.Pd., memaparkan bahwa KKN merupakan mata kuliah wajib universitas berbobot 3 SKS. Di akhir program, DPL memegang tanggung jawab penting untuk mengunggah nilai mahasiswa di sistem SIAT paling lambat 14 Agustus 2026, serta mengumpulkan laporan pertanggungjawaban dana.
Dukungan penuh juga datang dari Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Dr. Drs. Herman Suryatman, M.Si., dan Kepala Dinas Sosial Provinsi Jabar, Neneng Komara Nengsih, S.E., M.A.P. Dalam pembekalannya, Dr. Herman Suryatman mengingatkan para mahasiswa untuk melahirkan ide-ide kreatif yang memberikan dampak nyata pada penurunan kemiskinan, sekaligus menekankan pentingnya menjaga keselamatan diri selama bertugas. Selain fokus pada program tematik, KKN tahun ini juga mengampanyekan gerakan “KKN Anti Kekerasan” guna memastikan lingkungan kerja yang aman dari perundungan (bullying) serta kekerasan seksual, yang turut dilindungi oleh jaminan kesehatan BPJSTK.
Kegiatan ini ditutup dengan apresiasi dari Direktur Pendidikan Non-Gelar Unpad, drg. Erli Sarilita, S.KG., M.Sc., Ph.D., yang berterima kasih atas kesiapan para DPL dan mitra dalam mengawal kerja sama besar bersama Pemprov Jabar ini. Rangkaian linimasa terdekat akan dilanjutkan dengan Pembekalan Mahasiswa Luring Tahap 1 pada 12 Juni 2026 di Bale Santika, pembekalan daring oleh Perpusnas dan Kementerian Koperasi pada awal Juli, hingga upacara pelepasan resmi oleh Rektor Unpad pada 10 Juli 2026. Untuk informasi dan koordinasi lebih lanjut, panitia telah menyediakan layanan helpdesk di Gedung Graha Kandaga Lantai 4 atau melalui email [email protected].
Penulis: Evi Nursanti Rukmana
