Jatinangor-Rabu, 13 Februari 2026. Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi mencatatkan capaian membanggakan melalui kelulusan mahasiswa program fast track S1–S2 atas nama Annisya Disa Astrina, S.S.I., M.I.Kom. Annisya menjadi lulusan pertama dari jalur fast track yang menempuh pendidikan Sarjana (S1) di Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi dan melanjutkan ke Magister Ilmu Komunikasi (S2) peminatan Informasi dan Perpustakaan.
Sidang magister dilaksanakan pada Rabu, 11 Februari 2026, pukul 13.00–14.00 WIB, bertempat di Ruang Sidang Magister Ilmu Komunikasi (S2), Gedung Pascasarjana Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran. Dalam ujian tersebut, Annisya dibimbing oleh Dr. Ute Lies Siti Khadijah, S.Sos., M.Si. dan Dr. Edwin Rizal, M.Si., serta diuji oleh Prof. Dr. Ninis Agustini Damayani, M.Lib., Dr. Yunus Winoto, M.Pd., dan Dr. Elnovani Lusiana, M.Si.
Keputusan mengikuti program fast track dilatarbelakangi oleh komitmen pribadi Annisya untuk menempuh pendidikan setinggi mungkin. Informasi mengenai program fast track diperolehnya saat bimbingan skripsi bersama Dr. Ute Lies Siti Khadijah. Dengan capaian IPK yang memenuhi syarat dan kondisi akademik semester tujuh yang hanya menyisakan skripsi, Annisya mendaftar program tersebut sejak semester enam. Ia mulai mengikuti perkuliahan S2 pada semester tujuh dengan ketentuan studi S1 harus diselesaikan tepat waktu. Komitmen tersebut berhasil dipenuhi dengan kelulusan S1 berpredikat pujian.
Proses seleksi program fast track meliputi pengumpulan surat rekomendasi dari Ketua Program Studi S1, sertifikat TOEFL, nilai TPA, serta esai yang memuat motivasi, rencana penelitian, dan harapan setelah lulus. Setelah berkas dinyatakan lengkap, calon peserta mengikuti tahap wawancara. Annisya menjalani wawancara bersama Dr. Edwin Rizal, M.Si. dan Dr. Yanti Setianti, M.Si., yang menggali komitmen studi hingga kesiapan pembiayaan pendidikan. Usai tahapan tersebut, peserta menunggu pengumuman hasil seleksi.
Selama menjalani perkuliahan, Annisya menilai bahwa pembelajaran S2 merupakan pendalaman dan penguatan atas dasar keilmuan yang telah diperoleh di S1. Meski demikian, tantangan sempat dirasakan pada tahap penyusunan tesis akibat minimnya jeda antara studi sarjana dan magister. Kondisi tersebut berdampak pada penyelesaian studi yang semula ditargetkan empat semester menjadi lima semester. Berkat dukungan orang tua, dosen pembimbing, serta sivitas akademika, Annisya berhasil menyelesaikan studi dengan IPK 3,91 dan predikat pujian. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para pembimbing dan penguji atas bimbingan serta diskusi konstruktif selama proses sidang.
Program fast track dinilai memberikan berbagai manfaat, di antaranya efisiensi waktu tempuh studi serta keuntungan finansial pada semester awal S2 yang masih menggunakan skema UKT S1. Meski menuntut kesiapan akademik dan mental yang tinggi, program ini dinilai relevan bagi mahasiswa berprestasi yang memiliki rencana akademik jangka panjang, termasuk cita-cita menjadi dosen atau peneliti. Pihak program studi mendorong mahasiswa yang berminat untuk berkonsultasi dengan Ketua Program Studi, dosen wali, maupun staf akademik guna memperoleh arahan lebih lanjut terkait persyaratan dan mekanisme pendaftaran.
Penulis: Annisya Disa Astrina
