Universitas Padjadjaran, 13 September 2024 — Seorang mahasiswa dari Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) Universitas Padjadjaran (UNPAD) telah menyelesaikan penelitian yang menyoroti hubungan antara fenomena budaya populer dan motivasi wisata. Studi berjudul “Hallyu Pop Culture and the Motivation of Generation Z in Visiting South Korea” ini mengupas bagaimana gelombang Hallyu atau budaya pop Korea Selatan, secara signifikan memengaruhi niat Generasi Z untuk berkunjung ke sana.
Riset ini dipimpin oleh Dimas Maulana Irsan, mahasiswa Ilmu Komunikasi UNPAD, di bawah bimbingan empat dosen, yaitu Ute Lies Siti Khadijah, Kurniawan Saefullah, dan Evi Novianti. Latar belakang penelitian ini adalah fenomena hallyu yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan Generasi Z di Indonesia. Tujuan utamanya adalah untuk membangun model dan menganalisis pengaruh budaya pop Korea terhadap motivasi wisata generasi ini.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan mengumpulkan data melalui kuesioner daring yang disebarkan kepada 361 responden di Jawa Barat yang menyukai budaya hallyu. Data yang terkumpul kemudian diolah menggunakan Structural Equation Modeling (SEM), sebuah teknik analisis statistik yang kuat untuk menguji hubungan kompleks antarvariabel.
Hasil penelitian ini memberikan temuan yang menarik. Ditemukan bahwa motivasi Gen Z untuk berkunjung ke Korea Selatan dipengaruhi secara signifikan oleh faktor-faktor yang berkaitan dengan budaya populer Korea. Faktor ini mencakup segala hal, mulai dari musik K-Pop, drama Korea, hingga kuliner dan fashion yang mereka lihat di media.
Studi ini juga menemukan bahwa keterlibatan situasional (seperti ketertarikan sesaat atau karena tren) memiliki pengaruh yang kuat dalam membentuk niat berkunjung. Namun, keterlibatan berkelanjutan (minat mendalam dan jangka panjang) tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap niat tersebut. Ini menunjukkan bahwa pemicu utama minat kunjungan adalah daya tarik sesaat yang diciptakan oleh gelombang konten hallyu yang masif.
Publikasi ilmiah ini memberikan wawasan berharga bagi industri pariwisata dan pemasaran. Temuan ini dapat digunakan untuk merancang strategi promosi yang lebih efektif, menargetkan audiens muda dengan memanfaatkan tren budaya populer. Penelitian ini juga berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) dengan mendorong pariwisata, dan SDG 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan) yang mempromosikan pariwisata bertanggung jawab.
Artikel ini telah diterbitkan di Jurnal Sinta 2 Bricolage, menjadikannya sumber referensi yang relevan. Diharapkan penelitian ini dapat menjadi panduan bagi pemangku kepentingan dalam memahami bagaimana fenomena global seperti hallyu dapat dimanfaatkan untuk memajukan sektor pariwisata.
Hasil publikasi dapat diakses melalui tautan berikut: http://media.unpad.ac.id/files/publikasi/2025/rpm_20250128114738_8863.pdf
Penulis: Ridha Amalia, Nadziva Shaqeena, dan Muhammad Ihsan Fauzul Haq