Lomba Membaca Nyaring pada Penyelenggara Festival Literasi Budaya Sumedang 2025

SUMEDANG – Program Studi (Prodi) Perpustakaan dan Sains Informasi Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Universitas Padjadjaran (Unpad) sukses menyelenggarakan lomba membaca nyaring sebagai bagian dari Festival Literasi Budaya Sumedang 2025. Acara ini merupakan implementasi dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) dengan tajuk “Perpustakaan Desa sebagai Penyelenggara Festival Literasi Budaya di Kawasan Kecamatan Jatigede Kab. Sumedang.”

Kegiatan ini secara khusus menargetkan para guru sekolah dasar di wilayah tersebut sebagai peserta. Lomba diselenggarakan pada Rabu, 6 Agustus 2025, bertempat di SD Lontong, Desa Jemah, Kecamatan Jatigede, Kabupaten Sumedang. Melalui acara ini, diharapkan para pendidik dapat mengasah kemampuan membaca mereka, yang pada gilirannya akan berdampak positif pada semangat literasi siswa.

Lomba membaca nyaring ini merupakan inisiasi dari dosen Prodi Perpustakaan dan Sains Informasi Fikom Unpad. Tim dosen yang terlibat dalam kegiatan ini adalah Dr. Saleha Rodiah, M.Si., Nuning Kurniasih, S.Sos., M.Hum., Kusnandar, S.Sos., M.Si., Samson CMS, S.Sos., M.I.Kom., Evi Nursanti Rukmana, M.I.Kom., dan Fitri Perdana, S.Sos., M.I.Kom. Untuk memastikan kelancaran seluruh rangkaian kegiatan, prodi juga turut melibatkan para mahasiswa dari program studi tersebut.

Proses lomba diawali dengan para guru yang mengirimkan karya video membaca nyaring secara daring. Video-video ini kemudian melewati proses seleksi ketat untuk mencari penampilan terbaik. Tahap ini menjadi krusial karena memungkinkan para peserta menunjukkan kemampuan dan kreativitas mereka dalam menyampaikan narasi secara efektif sebelum acara puncak dilaksanakan.

Pada acara puncak, para pemenang diumumkan dan video terbaik dari peserta diputar untuk memberikan apresiasi. Selain itu, ada sesi praktik baik cara membaca nyaring yang dibawakan langsung oleh dosen Prodi Perpustakaan dan Sains Informasi Fikom Unpad. Sesi ini dirancang untuk membekali para pendidik dengan metode membaca yang efektif dan menarik, yang dapat mereka terapkan di kelas.

Penyelenggaraan kegiatan ini memiliki tujuan yang lebih besar, yaitu menjadikan perpustakaan desa sebagai pusat kegiatan literasi dan budaya yang menarik. Dengan adanya festival ini, diharapkan perpustakaan desa dapat menjadi motor penggerak kegiatan budaya yang dapat meningkatkan minat baca masyarakat, serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya literasi di kalangan generasi muda Sumedang. (FB)

Share this: