Bandung, 2025 — Mahasiswa dan Dosen Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Padjadjaran, yaitu Yonna Ananda, Edwin Rizal, dan Asep Saeful Rohman, memetakan perkembangan penelitian tentang kebutuhan informasi yang dipublikasikan di Scopus selama periode 2014–2024. Studi ini menggunakan pendekatan bibliometrik dengan bantuan perangkat lunak VOSviewer.
Penelitian ini menganalisis 3.941 artikel berbahasa Inggris. Hasilnya menunjukkan jumlah publikasi terus meningkat hingga puncaknya pada tahun 2021, lalu menurun setelahnya. Penurunan ini diduga terkait pergeseran fokus penelitian dan dampak pandemi Covid-19. Jurnal Library Philosophy and Practice tercatat sebagai yang paling banyak memuat topik ini, menegaskan perannya dalam diskusi akademik global.
Hasil riset memperlihatkan bahwa penelitian kebutuhan informasi paling banyak menyoroti isu perilaku pencarian informasi, literasi informasi, serta pengambilan keputusan. Analisis kata kunci dengan VOSviewer juga menunjukkan kaitan erat antara kebutuhan informasi, teknologi, dan perilaku manusia. Di sisi lain, jejaring penulis memperlihatkan adanya kolaborasi aktif antara peneliti dari berbagai negara dan institusi.
Para peneliti menyimpulkan bahwa kebutuhan informasi adalah topik multidimensi yang relevan di berbagai bidang ilmu. Namun, masih ada ruang penelitian baru, misalnya di bidang literasi informasi kesehatan, pariwisata, serta kebutuhan informasi kelompok khusus seperti penyandang autisme dan petani. Penelitian ini juga mendukung pencapaian SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dan SDG 9 (Inovasi dan Infrastruktur) dengan mendorong literasi informasi dan memperkuat kolaborasi penelitian.
Artikel selengkapnya tersedia di: http://media.unpad.ac.id/files/publikasi/2025/rpm_20250204111836_9901.pdf
Penulis: Ridha Amalia, Nadziva Shaqeena Firdaus, Shelpi Nur Awaliyah