Yogyakarta–Sabtu, 6 Juni 2026. Delegasi mahasiswa Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi, Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Universitas Padjadjaran (Unpad), sukses mengukir prestasi gemilang di tingkat nasional. Tim “Menuju Podium Tengah” yang beranggotakan Alya Amalia, Nuri Damayanti, dan Wafa Huwaiza Alwannia berhasil menyabet Juara 2 pada kategori Lomba Riset Populer dalam ajang bergengsi Festival Komunikasi Ajisaka 2026. Kompetisi ilmiah yang mengangkat isu krusial mengenai kesehatan mental dari perspektif komunikasi ini diselenggarakan secara terpusat di Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta.
Perjalanan tim menuju podium juara melewati dua tahapan seleksi yang sangat ketat. Tahap awal dimulai dengan pengumpulan berkas karya secara daring pada 16 April 2026, hingga akhirnya tim Unpad diumumkan lolos ke dalam jajaran Top 5 finalis pada 20 Mei 2026. Sebagai finalis, mereka diundang langsung ke Kampus UGM untuk mengikuti babak final yang meliputi sesi bedah karya pada 5 Juni 2026, dan diakhiri dengan malam penganugerahan (awarding) pada Sabtu, 6 Juni 2026. Di babak final, tim Unpad bersaing ketat dengan empat tim finalis tangguh lainnya yang berasal dari Universitas Negeri Semarang dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
Dalam kompetisi ini, tim mengusung riset bertajuk “BE YOU: SOLUSI BERBASIS KOMUNIKASI UNTUK MENGATASI BODY IMAGE ISSUE DI ERA DIGITAL”. Melalui pendekatan kualitatif dengan wawancara semi-terstruktur, riset ini mengeksplorasi proses dialog internal yang terjadi pada Gen Z setelah terpapar konten tubuh ideal akibat derasnya algoritma media sosial. Hasil riset menyimpulkan bahwa media sosial bertindak sebagai pemicu eksternal, namun penentu utama body image issue adalah dinamika komunikasi intrapersonal (self-talk). Sebagai solusinya, tim merekomendasikan model komunikasi intrapersonal adaptif bernama “BE YOU” untuk melatih kedewasaan berdialog dengan diri sendiri agar remaja mampu menghargai tubuh mereka secara sehat.
Karya inovatif ini tidak hanya disajikan dalam bentuk artikel populer yang kaya akan analisis, tetapi juga diakomodasi melalui pembuatan poster dan video edukasi yang diunggah di platform Instagram sebagai sarana literasi digital bagi masyarakat luas. Gagasan komprehensif tersebut diuji langsung oleh dewan juri ahli yang terdiri dari Dr. Rahayu, S.I.P., M.Si., M.A. (Dosen Departemen Komunikasi UGM), Engelbertus Wendratama (Peneliti PR2Media), serta Angeline Freshbi Chesa Halim (Asisten Peneliti Fakultas Psikologi UGM). Kemampuan komunikasi intrapersonal yang aplikatif dalam model “BE YOU” sukses memberikan impresi yang mendalam di mata para penguji.
Keberhasilan luar biasa ini diakui tim merupakan buah dari kolaborasi dan dukungan banyak pihak. Tim menyampaikan rasa terima kasih yang tak terhingga kepada orang tua, keluarga, dan teman-teman atas doa yang terus mengalir. Apresiasi tinggi juga disampaikan kepada Fitri Perdana, M.I.Kom. selaku dosen pembimbing yang telah meluangkan waktu untuk berdiskusi, melatih presentasi, serta membangun rasa percaya diri tim dalam menghadapi tantangan. Selain itu, dukungan fasilitas dari pimpinan Fakultas Ilmu Komunikasi serta Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi Unpad menjadi pilar penting kelancaran akomodasi tim selama berlaga di Yogyakarta.
Bagi para anggota tim, Festival Ajisaka 2026 memberikan pengalaman dan makna personal yang sangat mendalam. Nuri mengenang momen bimbingan intensif dan kebersamaan di Yogyakarta sebagai motivasi terbesar untuk memberikan inovasi terbaik meskipun sempat merasa tertekan oleh karya finalis lain. Sementara Wafa dan Alya merasa bahwa segala rasa lelah, cemas, dan pusing selama persiapan hingga pengumuman juara terbayarkan sepenuhnya. Kemenangan ini menjadi pengingat berharga bagi mereka untuk selalu berani keluar dari zona nyaman, karena esensi dari sebuah kompetisi tidak hanya sekadar mengejar trofi, melainkan memetik pembelajaran, relasi, dan wawasan baru yang berdampak luas bagi Almamater dan lingkungan sekitar.
Penulis: Alya Amalia, Nuri Damayanti, Wafa Huwaiza Alwannia
