Jatinangor, 10 Juli 2025 — Mahasiswa Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi, Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran kembali menorehkan prestasi dengan meraih Juara 1 melalui inovasi program bertajuk “Lingkar Maggot Berdaya” dalam ajang bergengsi Liblicious 2025. Tim NARgotika terdiri dari tiga mahasiswa angkatan 2022—Muhammad Nabiel Farabi, Andini Zahra Susanto, dan Naufal Ripqi Robbani.
Mengusung tema besar “Memberdayakan Masyarakat Marginal melalui Literasi Lingkungan untuk Mengatasi Kurangnya Akses terhadap Sumber Daya Dasar,” tim NARgotika menghadirkan pendekatan multidisipliner yang mengintegrasikan literasi lingkungan, pemberdayaan komunitas, dan ekonomi sirkular melalui budidaya maggot (larva Black Soldier Fly) di Kabupaten Indramayu.
Proposal “Lingkar Maggot Berdaya” menyoroti kompleksitas kemiskinan dan krisis pengelolaan sampah organik di wilayah pedesaan yang kerap terpinggirkan. Dengan berlandaskan pada model literasi lingkungan empat tingkatan Hungerford, program ini menggandeng lembaga informasi seperti perpustakaan daerah dan taman bacaan masyarakat (TBM), serta komunitas lingkungan lokal untuk mendorong edukasi partisipatif dan solusi konkret berbasis kearifan lokal.
Tidak hanya fokus pada edukasi, program ini juga menawarkan solusi praktis dan berkelanjutan: mengubah sampah organik rumah tangga menjadi pakan ternak dan pupuk organik bernilai ekonomi. Dalam skala kecil, kegiatan ini bahkan berpotensi menghasilkan pendapatan lebih dari Rp4 juta per bulan bagi komunitas penerima manfaat.
Naufal Ripqi Robbani selaku ketua tim menyampaikan rasa syukurnya atas kemenangan ini, “Kami tidak menyangka bahwa gagasan yang berangkat dari keresahan terhadap ketimpangan ekologi dan ekonomi di kampung-kampung marginal bisa diapresiasi sebesar ini. Kami percaya, melalui literasi dan aksi lokal, perubahan besar dapat dimulai dari hal kecil.”
Kemenangan tim NARgotika tidak hanya menjadi bukti kapasitas akademik mahasiswa Prodi Perpustakaan dan Sains Informasi dalam menghasilkan inovasi sosial berbasis informasi, namun juga memperkuat peran strategis lembaga informasi dalam menjembatani masyarakat dengan pengetahuan yang transformatif. Tim ini didukung dan dibimbing oleh dosen Evi Nursanti Rukmana, M.I.Kom. (Perpustakaan dan Sains Informasi) dan Rinda Aunillah, S.Sos., M.I.Kom. (Jurnalistik), yang turut memberikan arahan strategis dalam penguatan naskah dan observasi lapangan.
Kaprodi Perpustakaan dan Sains Informasi, Dr. Rd. Hj. Funny Mustikasari Elita, M.Si., turut memberikan apresiasi dan harapan, “Prestasi ini menunjukkan bahwa kompetensi informasi yang dimiliki mahasiswa kami mampu bersinergi dengan isu-isu pembangunan masyarakat. Kami berharap inovasi seperti ini bisa diadopsi lebih luas dan menjadi kontribusi nyata kampus dalam pembangunan berkelanjutan.”
Dengan semangat kolaborasi, keberlanjutan, dan kepedulian ekologis, “Lingkar Maggot Berdaya” menjadi langkah nyata mahasiswa Unpad dalam menghadirkan solusi cerdas bagi masyarakat marginal—mengubah limbah menjadi berkah, dan informasi menjadi kekuatan.
Penulis: Naufal Ripqi Robbani, Muhammad Nabiel Farabi, dan Andini Zahra Susanto
