Bandung, 2024 – Penelitian yang dipublikasikan dalam buku 5A: Pondasi Utama Pariwisata Berkelanjutan Indonesia menegaskan pentingnya penerapan praktik pariwisata berkelanjutan pada sektor akomodasi di Geopark Ciletuh-Sukabumi. Studi yang dilakukan oleh Jimmy Ruben Sihombing, Dr. Kurniawan Saefullah, dan Dr. H. Edwin Rizal dari Universitas Padjadjaran ini menyoroti bagaimana praktik ramah lingkungan dan sosial dapat meningkatkan kepuasan wisatawan sekaligus memperkuat daya saing industri pariwisata lokal.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa wisatawan kini semakin peduli pada keberlanjutan dan cenderung memilih akomodasi yang menerapkan pengelolaan limbah, efisiensi energi, penggunaan produk lokal, serta program pemberdayaan masyarakat. Namun, implementasi praktik ini masih menghadapi kendala, mulai dari keterbatasan biaya, kurangnya regulasi, hingga minimnya pemahaman pelaku usaha tentang konsep keberlanjutan.
Di sisi lain, praktik akomodasi berkelanjutan terbukti memberikan dampak ekonomi positif. Selain mengurangi biaya operasional melalui efisiensi energi dan manajemen limbah, penerapan strategi ini juga meningkatkan loyalitas wisatawan. Dengan begitu, sektor pariwisata tidak hanya mampu menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi lokal yang lebih inklusif.
Penelitian ini juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, komunitas lokal, dan wisatawan. Dukungan regulasi, insentif ekonomi, serta edukasi kepada pengelola dan wisatawan dinilai sebagai langkah strategis untuk mempercepat penerapan praktik berkelanjutan di Geopark Ciletuh-Sukabumi.
Temuan ini sejalan dengan SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) karena mendorong praktik wisata yang mengutamakan efisiensi sumber daya dan pengelolaan limbah berkelanjutan. Selain itu, hal ini juga mendukung SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui penciptaan peluang kerja, pemberdayaan masyarakat lokal, dan penguatan ekonomi berbasis pariwisata berkelanjutan.
Dengan langkah nyata menuju keberlanjutan, Geopark Ciletuh-Sukabumi berpotensi menjadi destinasi percontohan pariwisata Indonesia yang mampu menyeimbangkan kepentingan ekonomi, sosial, dan lingkungan untuk generasi mendatang.
Selengkapnya dapat dibaca di: http://media.unpad.ac.id/files/publikasi/2025/rpm_20250123120501_1830.pdf
Penulis: Ridha Amalia, Nadziva Shaqeena Firdaus, Shelpi Nur Awaliyah