Arsitektur Atraktif: Dosen Fikom Unpad dan Tim Ungkap Peran Desain dalam Pariwisata Berkelanjutan

BANDUNG – Sejumlah dosen dan peneliti, termasuk Dr. Rully Khairul Anwar dari Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi (PSI) Fikom Unpad, berkolaborasi dalam penulisan buku bunga rampai berjudul “Arsitektur Yang Atraktif: Merancang Daya Tarik Wisata.” Terbit pada tahun 2024, buku ini menyoroti peran sentral arsitektur dalam menciptakan destinasi pariwisata yang menarik dan berkelanjutan. Penelitian ini berangkat dari konsep 5A dalam pariwisata dan menekankan bahwa daya tarik wisata (attractions) tidak hanya sekadar elemen fisik, tetapi juga harus dikelola dengan pendekatan konservasi lingkungan dan budaya.

Buku bunga rampai ini mengeksplorasi bagaimana elemen-elemen arsitektur dapat menciptakan identitas dan atmosfer khas yang memberikan nilai tambah dan pengalaman autentik bagi wisatawan. Mengacu pada berbagai teori dan studi terdahulu, buku ini menjelaskan bahwa arsitektur yang dirancang dengan baik dapat memengaruhi persepsi estetika, kenyamanan, dan keterlibatan emosional wisatawan. Oleh karena itu, arsitektur bukan hanya wadah aktivitas wisata, melainkan juga alat untuk membangun narasi yang kuat bagi suatu destinasi.

Metodologi yang digunakan dalam buku ini adalah tinjauan literatur yang komprehensif. Berbagai studi telah dianalisis untuk mengeksplorasi peran arsitektur dalam membentuk pengalaman wisatawan. Pendekatan ini memungkinkan para penulis untuk mensintesis temuan dari berbagai sumber dan membangun argumen yang kuat mengenai kontribusi arsitektur terhadap daya tarik wisata. Buku ini merupakan sebuah book chapter yang menjadi bagian dari publikasi yang lebih besar, “Pondasi Utama Pariwisata Berkelanjutan Indonesia.”

Pentingnya kajian ini juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan) dan SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi). SDG 11 berfokus pada pembangunan kota yang inklusif, aman, tangguh, dan berkelanjutan. Arsitektur yang berkarakter dan ramah lingkungan adalah elemen kunci dalam menciptakan destinasi wisata yang berkelanjutan, yang pada gilirannya akan meningkatkan kualitas hidup di kota dan komunitas tersebut.

Sementara itu, SDG 8 bertujuan untuk mempromosikan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan serta pekerjaan yang layak. Pengembangan pariwisata berbasis arsitektur yang atraktif dapat menarik lebih banyak wisatawan, menciptakan lapangan kerja, dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara berkelanjutan. Dengan demikian, arsitektur menjadi instrumen penting tidak hanya untuk keindahan estetika, tetapi juga untuk kemakmuran ekonomi komunitas.

Penulisan buku ini merupakan kolaborasi dari berbagai peneliti dan dosen, di antaranya Dr. Rully Khairul Anwar, Dr. Evi Novianti, Dr. Drs. Yunus Winoto, Dr. Ir. Dicky Muslim, Dr. Drs. Awaludin Nugraha, Dr. Drs. H. Edwin Rizal, Dr. Kurniawan Saefullah, Dr. Kasno Pamungkas, Dr. Cipta Endyana, Prof. Dr. Reiza D. Dienaputra, Dr. Yustikasari, Dr. Mohamad Sapari Dwi Hadian, dan Dr. Fajar Kusnadi Kusumah Putra. Kolaborasi lintas disiplin ini menunjukkan komitmen para akademisi Unpad dalam memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan pariwisata Indonesia.

Hasil publikasi dapat diakses melalui link berikut: http://media.unpad.ac.id/files/publikasi/2025/rpm_20250122182652_1926.pdf

Penulis: Ridha Amalia, Nadziva Shaqeena, and Delfin Gusti Wanda

Share this: