Dosen Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi Fikom Unpad Meneliti Pengelolaan Perpustakaan Museum Sri Baduga

Bandung, 2025 — Penelitian terbaru oleh Fitri Perdana dan Dian Sinaga dari Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi Universitas Padjadjaran mengungkap bagaimana Perpustakaan Museum Sri Baduga dikelola untuk berfungsi optimal sebagai pusat informasi sejarah, budaya, dan pariwisata Jawa Barat.

Penelitian ini menyoroti berbagai kegiatan pengelolaan koleksi, mulai dari inventarisasi, klasifikasi dengan sistem DDC, katalogisasi, pelabelan, hingga penataan (shelving). Selain itu, perpustakaan juga memanfaatkan sistem otomasi SLiMS 8 Akasia untuk mendukung proses digitalisasi koleksi sehingga dapat diakses dengan lebih mudah dan efisien.

Perpustakaan Museum Sri Baduga, yang berlokasi di Bandung, memiliki sekitar 5.545 eksemplar koleksi, meliputi naskah kuno, buku langka, ensiklopedia, kamus, cerita rakyat Sunda, hingga buku populer tentang ilmu sosial dan komunikasi. Koleksi ini menjadikan perpustakaan sebagai sumber informasi berharga bagi pelajar, peneliti, maupun masyarakat umum.

Penelitian yang dilakukan pada tahun 2025 ini menegaskan bahwa perpustakaan museum berperan bukan hanya sebagai penunjang museum, tetapi juga sebagai sarana pendidikan, penelitian, dan pelestarian budaya. Tanpa manajemen yang baik, potensi koleksi berharga yang dimiliki akan sulit dimanfaatkan secara optimal oleh publik.

Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi langsung, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan Perpustakaan Museum Sri Baduga sudah dilakukan secara sistematis, mulai dari inventarisasi hingga pelabelan koleksi. Namun, para peneliti merekomendasikan agar perpustakaan lebih aktif memanfaatkan media sosial untuk promosi, sehingga layanan dan koleksi dapat dikenal lebih luas oleh masyarakat.

Studi ini juga mendukung pencapaian SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan literasi sejarah dan budaya, serta SDG 11 (Kota dan Pemukiman Berkelanjutan) dengan menjadikan perpustakaan museum sebagai ruang publik inklusif yang melestarikan warisan budaya.

Dengan pengelolaan yang baik dan promosi yang lebih intensif, Perpustakaan Museum Sri Baduga diharapkan mampu memperkuat perannya sebagai pusat informasi sejarah dan budaya Jawa Barat serta memperluas manfaatnya bagi masyarakat.

Artikel selengkapnya tersedia di: http://media.unpad.ac.id/files/publikasi/2025/rpm_20250212093819_7873.pdf

Penulis: Ridha Amalia, Nadziva Shaqeena Firdaus, Shelpi Nur Awaliyah

Share this: