Mahasiswa dan Dosen PSI Fikom Unpad Mengungkap Tren Riset Literasi Lingkungan 1971-2024

Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran kembali menorehkan kontribusi akademik melalui publikasi artikel jurnal berjudul “Pemetaan Penelitian Literasi Lingkungan: Analisis Bibliometrika Tahun 1971–2024”. Artikel ini ditulis oleh Arslyn Aqylah Mu’yidarrahmatillah, Yunus Winoto, dan Rully Khaerul Anwar, serta resmi terbit pada 23 November 2024.

Penelitian ini dilakukan untuk merespons semakin mendesaknya isu lingkungan global yang menuntut kesadaran kolektif dari berbagai bidang, termasuk dunia akademik. Literasi lingkungan menjadi aspek penting yang harus diperkuat dalam pendidikan agar masyarakat mampu memahami sekaligus bertindak menghadapi tantangan perubahan iklim. Oleh karena itu, riset ini berupaya memetakan perkembangan kajian literasi lingkungan secara komprehensif selama lebih dari lima dekade.

Menggunakan pendekatan analisis bibliometrik, peneliti menelusuri publikasi ilmiah dari tahun 1971 hingga 2024. Hasilnya menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam jumlah penelitian dan kolaborasi internasional terkait literasi lingkungan. Data tersebut menegaskan bahwa perhatian terhadap isu keberlanjutan semakin meluas, sekaligus menjadi bukti pentingnya literasi lingkungan sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian bumi.

Penelitian menemukan bahwa kemajuan teknologi turut mendorong keterjangkauan informasi literasi lingkungan. Kehadiran repositori digital dan platform akses terbuka mempermudah akademisi maupun masyarakat dalam memperoleh pengetahuan yang relevan, sehingga mempercepat gerakan global dalam memperkuat kesadaran ekologis. Artikel ini juga menekankan bahwa literasi lingkungan tidak dapat berdiri sendiri. Sinergi antara pendidikan, kebijakan publik, dan pemanfaatan teknologi menjadi kunci utama dalam menciptakan ekosistem berkelanjutan. Melalui integrasi tersebut, literasi lingkungan diharapkan mampu membentuk pola pikir kritis dan perilaku bijak yang berpihak pada kelestarian alam.

Relevansi publikasi ini tercermin dalam kaitannya dengan SDG’s 4: Pendidikan Bermutu dan SDG’s 13: Penanganan Perubahan Iklim. Melalui pemetaan literasi lingkungan, penelitian ini memperluas cakrawala kajian sekaligus memperkuat kontribusi akademisi dalam mendorong kesadaran serta solusi terhadap tantangan ekologi.

Share this: