Dosen PSI Unpad Kembangkan Model Kolaborasi Literasi Efektif dengan Forum TBM Jawa Barat

BANDUNG, 2024 — Sebuah penelitian strategis yang dilakukan oleh tim dosen dari Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi (PSI), Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Padjadjaran, telah berhasil mengidentifikasi model kolaborasi yang efektif antara Forum Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Jawa Barat dan perguruan tinggi. Penelitian ini dilakukan oleh Evi Nursanti Rukmana, Kusnandar, dan Samson CMS, berkolaborasi dengan Ratnamala Vanamamalai dari Mizoram University, India. Kajian ini menyoroti bagaimana kemitraan ini memperkuat gerakan literasi masyarakat melalui program-program seperti Ancient Bandung Literacy dan Sawala Kamisan.

Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi tantangan yang dihadapi Forum TBM dalam menyebarkan program literasi, termasuk keterbatasan sumber daya manusia dan kebutuhan penguatan keilmuan. Dengan melibatkan universitas, kolaborasi ini membuka ruang bersama antara “pusat ilmu pengetahuan (kampus)” dan “pusat pembelajaran (komunitas)”. Kemitraan ini tidak hanya meningkatkan kapasitas para relawan, tetapi juga menumbuhkan budaya baca dan memperkuat kualitas pendidikan informal di tengah masyarakat.

Metode kualitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini, dengan data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara di pusat kegiatan Forum TBM Jawa Barat di Perpustakaan Ajip Rosidi, Bandung. Kolaborasi ini didasarkan pada dua pendekatan utama: individual first dan team first. Para relawan berperan sebagai motor penggerak dengan ide-ide kreatif, sementara perguruan tinggi memberikan dukungan keilmuan, jejaring, dan narasumber. Unpad, bersama Universitas Langlabuana (UNLA) dan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), berkolaborasi sebagai pemateri, peserta, editor, dan konsultan dalam berbagai program literasi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa model kolaborasi ini sangat efektif. Program Ancient Bandung Literacy (Literasi Bandung Purba), yang telah berjalan sejak 2022 , berhasil meningkatkan minat baca dan literasi kritis masyarakat melalui kegiatan seperti webinar penulisan sejarah kampung, kemah literasi, dan lomba membaca puisi Sunda. Demikian pula, program Sawala Kamisan, sebuah talkshow mingguan, membuka ruang dialog antara akademisi, praktisi, dan relawan, mendorong pembelajaran berbasis kearifan lokal.

Kolaborasi ini berdampak nyata pada peningkatan keterampilan literasi masyarakat dan menumbuhkan kebanggaan komunitas terhadap program literasi regional. Model kemitraan ini dapat menjadi referensi nasional untuk pengembangan gerakan literasi komunitas di provinsi lain, terutama dalam mendukung pendidikan nonformal yang berkelanjutan. Temuan ini juga selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), yaitu SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penyediaan akses literasi inklusif, dan SDG 17 (Kemitraan untuk Tujuan) dengan memperkuat kerja sama lintas lembaga pendidikan dan komunitas. Penelitian yang mengulas model kolaborasi ini telah diterima pada Agustus 2024, disetujui pada November 2024, dan dipublikasikan pada November 2024 di jurnal ilmiah Informatio: Journal of Library and Information Science, Volume 4, Nomor 3.

Artikel selengkapnya tersedia di:

http://media.unpad.ac.id/files/publikasi/2025/rpm_20250209195526_6710.pdf

Penulis: Ridha Amalia, Nadziva Shaqeena, dan Moh. Fikri Ardinata Fuadi

Share this: